Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 26 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Uniba Gelar Diseminasi Pajak


SERANG - Universitas Bina Bangsa (Uniba) bekerjasama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, melaksanakan diseminasi pajak daerah 2017. Kegiatan yang berlangsung di aula Universitas Bina Bangsa tersebut dihadiri akademis Uniba.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I Universitas Bina Bangsa Naufal Affandi menyambut baik dilaksanakannya kegiatan diseminasi pajak tersebut. Bahkan, ia sangat mendukung disiminasi pajak tersebut.
“Saya berharap kegiatan ini akan menambah wawasan mahasiswa, tentang pajak daerah serta meningkatkan kesadaran mereka sebagai warga negara akan sadar wajib pajak,” katanya, kemarin.

Di lokasi yang sama, Kepala Bapenda, Opar Sohari dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan diseminasi pajak daerah pada perguruan tinggi ini merupakan salah satu upaya Pemprov Banten, untuk menyebarkan informasi tentang pengelolaan pajak daerah.

“Artinya, pajak daerah merupakan bagian dari pendapatan asli daerah yang sangat penting, sebagai modal utama dalam pembangunan daerah. Pajak daerah menjadi salah satu sumber pendapatan daerah, dalam rangka pelaksanaan pemerintahan dan meningkatkan pelayanan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendapatan Pajak Daerah, Abadi Wuryanto mengatakan, pendapatan pajak daerah Provinsi Banten ini setiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan, akan tetapi masih banyak masyarakat yang belum sadar wajib pajak.

“Kesadaran membayar pajak ini perlu ditingkatkan lagi, agar pendapatan pajak daerah ini meningkat. Sehinga pembangunan dan pelayanan di Provinsi Banten bisa terus dilanjutkan, ditingkatkan dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” ujarnya.

Senada disampaikan Kasubdit Regident AKBP Arian P.Colibrito salah seorang pemateri, pajak STNK motor dan mobil berlaku 5 tahun, dan pajak kendaran bermotor satu sekali. “Untuk adik – adik harus tahu kalau STNK motor dan mobil itu berlaku selama 5 tahun sekali, jadi kalau sudah lebih dari 5 tahun harus diperpanjang, dan kalau untuk pajak kendaraan bermotor 1 tahun sekali, maka dalam kegiatan razia maka tetap akan dikenakan tilang,” jelasnya saat mengisi materi.

Dalam kesempatan itu, Andrian juga mengimbau agar dalam pembuatan SIM, mahasiswa tidak diperbolehkan untuk melakukan proses pencaloan, karena hanya akan merugikan diri sendiri.“Informasi mengenai adanya santunan bagi korban kecelakaan, akan mendapatkan santunan yang besar kecilnya didasarkan oleh resiko kecelakaan yang mana telah diatur pada peraturan, dan apabila peristiwa tersebut dilaporkan ke PT Jasa Raharja,” imbuhnya. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh