Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 111 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 157 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 614 | Komentar

Baca


Baraya Muda


SERANG – Dalam rangka memperingati hari guru nasional, Dinas Pendidikan Provinsi Banten akan menggelar acara di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Rabu (26/11). Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi (Kadindik) Banten, Engkos Kosasih, peringatan hari guru ini momen untuk memul ...
SERANG – Dari 33 provinsi se-Indonesia, Provinsi Banten berhasil meraih penghargaan School and Madrasah Accreditasi (SaMA) Award. Rencananya, penghargaan ini akan diserahkan langsung dari Presiden Joko Widodo melalui Mentreri Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Kamis (27/11) mendatang.

Ketua BAN-S/M Banten Iwan K Hamdan mengucapkan terima kasih kepada 11 anggota  pelno, unit pelaksana akreditasi, dan semua pihak yang berkaitan dengan badan akreditasi. Karena, keberhasilan dalam SaMA Award ini, tidak terlepas dari dukungan mereka semua. “Banten meraih SaMA Award ke dua, sedangkan nomor satunya adalah DKI Jakarta,” kata Iwan kepada Banten Raya di ruang kerjanya, Selasa (25/11).

Menurutnya, dalam SaMA Award ini memiliki tiga kreteria penilaian, yaitu dukungan pendanaan, fasilitas, dan regulasi. “Seperti diketahui pendanaan dalam melakukan akreditasi kepada sekolah berasal dari pemerintah pusat. Banten dinilai memberikan dukungan soal pendanaan, karena mengalokasikan anggaran untuk program akreditasi sekolah. Tidak hanya itu, Provinsi Banten juga memberikan dukungan dengan memberikan fasilitas, seperti kantor dan lain sebagainya,” ungkap Iwan.

Keunggulan Provinsi DKI, lanjut Iwan, karena provinsi yang dipimpin oleh Ahok tersebut memiliki perda dan pergub soal akreditasi yang mengatur regulasi mengenai akreditasi sekolah. “Saat ini Banten sedang membuat. Pergub yang akan menjadi payung hukum untuk akreditasi yang dipakai oleh sekolah dan madrasah. Misalnya mengenai mutasi. Kepala sekolah atau siswa yang berada di sekolah yang memiliki akreditasi C, akan dipindahkan atau boleh pindah ke sekolah yang juga berakreditasi C, sehingga linier,” katanya menjelaskan.

Iwan menambahkan, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi untuk mendukung kelembagaan akreditasi di tingkat  provinsi, kabupaten/kota. “Penilaian ini lebih kepada lembaga akreditasi, bukan kepada sekolah,” katanya.

Iwan berharap, pertengahan tahun 2015 Banten akan memiliki pergub soal akreditasi. Karena pergub merupakan turunan dari Perda Pendidikan tahun 2012. “Kedepan kami juga akan meningkatkan koordinasi dengan Dindik Banten, Biro Organisasi, dan Hukum,” katanya.

Dia berharap, penghargaan ini adalah momentum untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui akreditasi. Karena akreditasi untuk mengukur delapan standar pendidikan, sehingga akreditasi sekolah tidak bisa ditawar-tawarkan lagi. “Akreditasi harus menjadi bagian dari kebutuhan sekolah, sehingga sekolah akan selalu mengukur kinerjanya melalui akreditasi. Akreditasi juga mengingatkan sekolah, untuk terus meningkatkan mutu pendidikan,” harapnya.

Hal senada disampaikan pengamat pendidikan Lily Barlia, penghargaan ini lebih kepada penghargaan kepada pemerintahan yang mendukung lembaga akreditasi Banten. Sehingga, lembaga akreditasi diharapkan lebih meningkatkan komunikasi dan pelayanan.“Tentunya saya merasa bangga,  dengan adanya penghargaan ini. Ini ada sinergitas antara pemerintah dengan badan akreditasi. Pemerintah paham bahwa akreditasi sangat penting dalam dunia pendidikan,” katanya.

Dia menilai, melalui akreditasi sekolah, maka penyelenggara pendidikan mampu mendiagnosa kelemahan pendidikan. Sehingga bisa memperbaiki pendidikan dalam bentuk prgram. Karena tidak mungkin bisa mengobati, jika tidak tahu penyakitnya.“Akreditasi salah satu langkah untuk memajukan dunia pendidikan. Hal yang sangat urgen revitalisasi akreditasi. Sehingga akreditasi tidak dipandang sebelah mata. Ada satu hal lagi yang sangat penting berkaitan soal akreditasi, menanamkan rasa tanggung jawab terhadap penyelenggara pendidikan,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Engkos Kosasih mengucapkan syukur dengan penghargaan yang diberikan kepada Banten dari pemerintah pusat. Penghargaan ini, kata Engkos, adalah pengakuan dari bahwa kinerja Banten dalam hal ini BAN-S/M dan Dindik Banten sudah baik. “Saya berharap, BAN-S/M untuk terus meningkatkan pelayanan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Banten,” harapnya. (mg-mos)






SERANG
- Dalam rangka memperingati Hari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), pengurus PGRI Banten menggelar lomba paduan suara dan pembacaan ikrar guru di gedung PGRI, Serang, Senin (24/11). Menurut Ketua PGRI Banten Aep Junaedi, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan gedung baru PGRI d ...
SERANG - Sasaran dari program pembangunan pedesaan, adalah meningkatkan kehidupan sosial dan kehidupan ekonomi masyarakat desa. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Banten Engkos Kosasih.

Menurutnya, pembangunan desa secara konkret harus memperhatikan berbagai faktor, di antaranya adalah terkait dengan pembangunan ekonomi, pembangunan atau pelayanan pendidikan, pengembangan kapasitas pemerintahan dan penyediaan berbagai infrastruktur desa. “Semua faktor tersebut diperlukan guna mengimplementasikan dan mengintegrasikan pembangunan desa ke dalam suatu rencana, yang terstruktur dalam desain tata ruang,” kata Engkos kepada Banten Raya.

Dengan melihat desa sebagai wadah kegiatan ekonomi, lanjut Engkos, pemerintah harus mengubah pandangan inferior atas wilayah ini, dan mengubahnya dengan memandang desa sebagai basis potensial kegiatan ekonomi melalui investasi prasarana dan sarana yang menunjang keperluan pertanian, serta mengarahkannya secara lebih terpadu. “Sudah saatnya desa tidak dapat lagi dipandang hanya sebagai wilayah pendukung kehidupan daerah perkotaan, namun seharusnya pembangunan wilayah kota atau daerah pedesaan secara menyatu,” ungkapnya.

Dia mengatakan, penyusunan tata ruang desa menjadi prasyarat utama, dalam memulai suatu upaya pembangunan desa. Dalam proses penyusunan tata ruang desa telah dirumuskan berbagai potensi yang ada, keunikan, kultur yang melandasi dan harapan- harapan yang ingin dicapai, sehingga wujud desa nantinya menjadi khas, seperti desa wisata, desa tambang, desa kebun, desa peternakan, desa nelayan, desa agribisnis, desa industri, desa tradisional dan lain sebagainya. “Dalam tata ruang tersebut, harus tersusun rencana infrastruktur, site plan untuk office, pemukiman, comercial area, lahan usaha/budidaya berbasis sentra, kemampuan daya dukung lingkungan (berdasarkan estimasi jumlah penduduk maksimal), lokasi pendidikan, sarana pelayanan kesehatan, pasar, terminal dan ruang publik dan sebagainya sesuai kebutuhan dan kesepakatan masyarakat,” kata Engkso memaparkan.

Hal tersebut, sambung Engkos, bisa terlaksana dengan melibatkan perguruan tinggi secara aktif dalam bentuk tridharma perguruan tinggi, salah satunya pengabdian kepada masyarakat.“Tentunya hal tersebut bisa tercipta dengan adanya kerjasama yang baik dari semua pihak, di antaranya pemerintah, perguruan dan dan instansi terkait lainnya,” imbuhnya. (mg-mos)

*Hobi Cosplay

Guys, ada yang tau ngga costum player atau cosplay? Belum tau? Iiih, padahal udah terkenal lho di kalangan kita-kita. Itu lho hobi koleksi pakaian, aksesori n rias wajah mirip yang dipake tokoh-tokoh anime, manga, dongeng, permainan video, penyanyi dan musisi idola, dan film kartun. ...