Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 21 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 89 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 67 | Komentar

Baca


Baraya Muda

SERANG – Untuk menciptakan tenaga terampil dan siap bersaing dalam dunia kerja di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Dinas Pendidikan Banten akan meningkatkan fasilitas pendidikan untuk tingkatan SMK dan SMA.
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Banten Teddy Rukmana mengaku dunia pendidikan Banten sudah siap menghadapi MEA. Buktinya, sejak dua tahun yang lalu Banten sudah menggulirkan program program lulus, kerja, kuliah dan sarjana (LK2S).“Ratusan siswa sudah kami ikutkan dalam program LK2S. Bahkan, sudah ada yang lulus dan melanjutkan bekerja di luar negeri,” kata Teddy kepada Banten Raya, Senin (8/12).

Dia menjelaskan, program LK2S yang sudah dilakukan oleh Banten melibatkan beberapa negara tetangga, seperti Singapura, Philipina, dan Malaysia. Tidak hanya itu, kata Teddy, program LK2S juga melibatkan lima perguruan tinggi untuk melakukan kuliah online. “Lima perguruan tinggi yang mendukung program LK2S antara lain adalah Shid University, ITB dan Piksi Input,” ungkapnya.

Tidak hanya menjalankan program LK2S, lanjut Teddy, untuk menghadapi MEA, Dindik Banten juga membuat regulasi pendidikan di tingkat SMK untuk menciptakan lulusan yang terampil dan siap bersaing dalam dunia kerja, bahkan penciptakan lapangan pekerjaan.“Sedangkan regulasi pendidikan pada tingkatan SMA lebih pada peningkatan mutu pendidikan ke arah pendidikan tinggi,” kata Teddy.

Teddy beralasan, tujuan dari regulasi tersebut untuk menciptakan masyarakat Banten yang siap menghadapi MEA dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan bersaing dalam dunia kerja. “Masyarakat Banten tidak akan menjadi penonton dalam era MEA. Masyarakat Banten akan meramaikan dunia kerja di era MEA mendatang,” tegasnya.

Teddy menambahkan, saat ini Dindik Banten bersama dengan dindik kabupaten/kota sedang melakukan pendataan terkait dengan fasilitas pendidikan yang dimiliki oleh SMK dan SMA. Setelahnya dilakukan pendataan, kata Teddy, maka dindik akan melakukan pelengkapan fasilitas pendidikan tersebut.“Misalnya SMK tidak memiliki kelengkapan pembelajaran yang sesuai dengan dunia kerja, oleh dindik akan dilengkapi,” akunya.

Indonesia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak, kata Teddy, salah satu alasan warga asing tertarik untuk membuka usaha di Indonesia. Tidak hanya itu, lanjut Teddy, Indonesia merupakan pasar yang menjanjikan bagi dunia usaha.“Indonesia negara yang besar dengan jumlah penduduk yang banyak. Tenaga kerja di Indonesia berlimpah dan Indonesia sebagai negara yang menjanjikan buat usaha,” imbuhnya. (satibi)


SERANG – Sejumlah tamu undangan dan penonton nampak menikmati lantunan lagu dan koreografi, yang dibawakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Gita Tirtayasa Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), dalam acara 1 st Annuak Concert Gita Tirtayasa Choir yang d ...

SERANG – Sebagai bentuk dukungan untuk membangun pemuda di wilayah Banten, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten membagikan beasiswa kepada mahasiswa yang berprestasi di bidang akademik. Pemberian beasiswa ini sekaligus melaunching 'KNPI Goes to Campus ...
SERANG – Untuk menciptakan lulusan yang unggul dan dapat diterima masyarakat sesuai dengan bidang keilmuannya, Yayasan Bhakti Ku Bersama  Institute of Science and Education Center (YBB-ISEC) menggandeng salah satu perguruan tinggi asing.

SERANG – Dalam rangka menunjang kegiatan kemahasiswaan yang positif, Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) melakukan pengadaan dua unit bus ukuran ¾ sebanyak 2 unit.
Menurut Kasubag Anggaran Untirta Hendra Leo Munggaran, pengadaan dua unit bus kemahasiswaan Untirta ini bentuk komitme ...