Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 504 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 618 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 491 | Komentar

Baca


Baraya Muda


SERANG – Dalam rangka menjaga usaha kesehatan sekolah, Dewan Pendidikan Banten memfasilitasi mesin dari Korea Selatan dalam menciptakan air yang bisa langsung diminum. Hal itu diungkapkan pengurus Dewan Pendidikan Banten Eko Endang Koswara. Menurutnya, Indonesia memiliki program usaha kesehatan ...

SERANG – Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Daar El Fala'ah patut diacungi jempol. Pasalnya, para santri tidak hanya dituntut untuk bisa mengaji, dan terbiasa menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam kesehariannya. Namun, sejumlah prestasi juga pernah diraih oleh para santri. Salah satu p ...

CILEGON – Unit kegiatan mahasiswa (UKM) Jurnalistik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), berhasil merebut juara tiga dalam Festival Film Dokumenter dan Fotografi se-Provinsi Banten. Tidak hanya itu, tiga film yang dikirim oleh UKM Jurnalistik Untirta juga masuk sebagai film favorit diajan ...

SERANG
- Peningkatan kualitas, kuantitas, dan kemanfaatan penelitian di sebuah perguruan tinggi harus dilaksanakan secara berkelanjutan dalam semangat menegakkan nilai-nilai kebenaran ilmiah di atas landasan prinsip kebebasan akademik. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Engk ...
SERANG – Dalam rangka meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 146 Tahun 2014.
Menurut Irma Yuliantina, salah seorang tim penyusun kurikulum 2013 (K13) PAUD, Direktorat PAUD, Instruktur Nasional Kurikulum 2013 PAUD mengatakan, tahun ini Direktorat PUAD sudah mengeluarkan kurikulum PAUD yang sesuai dengan tingkatan SD, SMP, dan SMA, yaitu pendekatan saintifik dengan pembelajaran tematik dan menggunakan penilaian otentik.“Sebenarnya pendekatan saintifik dengan pembelajaran tematik dan menggunakan penilaian otentik, sudah dilakukan dalam kurikulum PAUD sebelumnya. Namun, kurikulum 2013 saat ini menyempurnakan kurikulum sebelumnya,” kata Irma kepada Banten Raya, Kamis (27/11).

Wanita berjilbab ini menjelaskan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013, dasar pengembangan kurikulum 2013 tentang standar pendidikan,  dalam standar PAUD, ada perubahan yang dahulu diatur dalam Permendikbud tahun 2009 tentang Standar PAUD. Tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali mengeluarkan Permendikbud tentang kurikulum PAUD Nomor 146 tahun 2014.“Dalam kurikulum yang dulu, standar PAUD hanya ada lima program, di antaranya adalah nilai agama, moral, fisik, bahasa dan sosial emosional. Permendikbud yang baru menambahkan satu program lagi, yaitu nilai seni,” ungkapnya.

Dia berharap, dengan adanya kurikulum PAUD 2013 guru lebih kreatif, penggalian pengetahuan dilakukan secara langsung. Tidak hanya itu, kata Irma, guru juga dituntut untuk paham yang diajarkan kepada anak.
“Seperti mengajarkan anak dalam bentuk permainan. Misalkan, anak diajak untuk bermain air, guru harus tahu tujuan dari permainan air tersebut. Yaitu, anak diajarkan mengenai ukuran sedikit, sedang, dan banyak. Sehingga, permainan air tidak hanya sebatas permainan semata,” kata Irma menjelaskan.

Kendati Direktorat PAUD Kemendikbud terus melakukan perbaikan dalam kurikulum PAUD, namun Irma mengakui bahwa sumber daya manusia (SDM) guru PAUD masih rendah. Oleh karena itu, lanjut Irma, Direktorat PAUD bersama dinas pendidikan provinsi, kabupaten/kota untuk terus melakukan peningkatan SDM guru PAUD.“Salah satunya melalui pelatihan terhadap guru PAUD dan penyelenggaran PAUD. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan, bagaimana mengelola atau penyelenggarakan pendidikan bagi anak usia dini,” imbuhnya. (mg-mos)