Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 208 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 260 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 226 | Komentar

Baca


Curug Cigumawang, Hadirkan Kesejukan Alami

Curug Cigumawang sementara ini hanya terkenal di masyarakat lokal Kabupaten Serang dan sekitarnya saja. Masih kalah oleh Anyer ataupun Banten Lama. Meski demikian, Curug Cigumawang memiliki potensi bila dikembangkan. Menuju Curug Cigumawang bisa dengan menggunakan angkutan perdesaan berwarna kuning jurusan Padarincang dari Kota Serang. Setelah itu turun di Pasar Padarincang, masuk jalan desa sepanjang tiga kilometer, dan jalan kaki sekitar 500 meter. Baru kemudian sampai ke Curug Cigumawang. Tiket yang ditawarkan cukup murah, hanya Rp 2.500 per orang. Dengan parkir, pengunjung hanya mengeluarkan uang paling mahal Rp 5.000.

Kartika, salah satu pengunjung Curug Cigumawang mengatakan, Curug Cigumawang cocok untuk digunakan sebagai tempat berkontemplasi. “Air terjun Cigumawang tidak memberikan rasa bosan. Sehingga membuat kami ingin datang dan datang lagi,” kata Kartika yang kini menjadi mahasiswi di Untirta, Minggu (9/9). Pemandangan di Curug Cigumawang, kata Kartika, masih alami. Air terjun sejuk dikelilingi oleh rerimbunan pohon. "Sehingga ketika melihatnya mampu memberikan kedamaian dan ketenangan. Jadi berasa tidak ada beban, tergantikan dengan asyik menikmati suguhan alam yang sungguh menakjubkan,” kata Kartika.

Hana, pengunjung yang lain mengatakan bahwa ia sudah beberapa kali datang. Kali ini ia melihat debit air terjun menurun. Meski demikian, kata Hana, hal itu tidak mengurangi keindahan Curug Cigumawang. “Dengan datang pada saat kemarau seperti sekarang ini, kita dapat leluasa menjelajah tebing batu Cigumawang. Karena tidak tertutup oleh air terjun,” katanya. Biasanya air terjun selalu menutupi tebing batunya. "Jadi, tebingnya tidak terlihat. Namun kali ini tidak ada lagi yang menghalangi pandangan mata. Maka keindahan tebing Cigumawang dapat dinikmati sepuasnya,”kata Hana.

OLEH : PURNAMA - SERANG

Komentar Terakhir