Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 72 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 56 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 80 | Komentar

Baca


Media Lahirkan Usahawan Baru

SERANG - Pameran Banten Expo 2013 dan Gerakan Keuangan Inklusif yang diselenggarakan Pemprov Banten dan Bank Indonesia (BI) perwakilan Provinsi Banten dibuka dengan meriah. Kemeriahan dimulai dengan pawai budaya yang mengundang masyarakat sekitar bahkan pengguna jalan yang melintas berkumpul dan mengerumuni lokasi utama penyelenggaraan Banten Expo 2013, yaitu Alun-alun Barat Kota Serang. Selain ingin melihat pawai budaya yang ditampilkan perwakilan seluruh kabupaten/kota, masyarakat pun antusias memburu pameran produk dengan penawaran promo yang menggiurkan.

Berdasarkan pantauan Banten Raya pada acara pembukaan Banten Expo 2013, masyarakat terlihat berdesakan ingin melihat aksi para penari dan pameran budaya yang ditampilkan dari 8 kabupaten/kota. Bahkan, tidak hanya dari perwakilan kabupaten/kota, pawai budaya pun diikuti sekolah-sekolah yang ada di Banten. Penampilan para penari dan peserta pawai yang menarik dan memiliki khas tersendiri, juga menjadi kesempatan para fotografer lepas di Banten untuk mengabadikan setiap momen dalam pawai budaya. Tidak terkecuali dengan para peserta Banten Expo baik yang berasal dari Banten maupun luar Banten.  “Selain ingin mengenalkan produk unggulan kami di Jawa Timur, kami juga ingin mengetahui budaya khas daerah dari Banten. Setelah melihat pawai budaya, saya kagum, apalagi melihat antusias masyarakatnya,” ujar rombongan peserta Banten Expo dari Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Rt Atut Chosiyah dalam sambutannya mengatakan, penyelenggaraan pameran Banten Expo 2013 ini merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka peringatan hari jadi ke 13 Provinsi Banten, yang jatuh pada 4 Oktober nanti.  Melalui kegiatan pameran Banten Expo yang dilaksanakan dari 20-24 September 2013, diharapkan informasi yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat, program kegiatan pembangunan, hasil kemajuan di berbagai sektor pembangunan dan potensi daerah, dapat ditampilkan, sehingga masyarakat Banten dapat melihat dan memahami program kegiatan pembangunan yang telah dan sedang dilaksanakan. “Kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai sarana bagi pemerintah Provinsi Banten untuk menyosialisasikan program dan kegiatan pembangunan yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan ke depan, sehingga seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan di wilayah Provinsi Banten,” ujar Atut.

Menurut Atut, kegiatan promosi melalui pameran Banten Expo yang juga diikuti peserta yang berasal dari luar wilayah Provinsi Banten, diharapkan dapat menjadi wahana untuk meningkatkan kemitraan, kebersamaan, kerjasama dan sinergitas pembangunan. Sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui dan memahami informasi pembangunan dan berbagai hal yang dilaksanakan Pemprov Banten beserta segenap stakeholders dan seluruh elemen masyarakat Banten maupun dari daerah lain di Indonesia, serta dari BUMN, BUMD dan BUMS. “Saya berharap, pameran Banten Expo ini dapat menjadi kegiatan pameran tahunan berskala nasional di Banten. Selain itu, pameran Banten Expo ini juga dapat menjadi media menstimulasi untuk melahirkan wirausahawan baru, yang berkontribusi positif dalam upaya memacu pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Provinsi Banten,” tuturnya (ibah)

Beri komentar


Security code
Refresh