Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 72 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 56 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 80 | Komentar

Baca


Gagal Tes, Bisa Dipecat

SERANG - Berdasarkan hasil listing yang dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah tenaga honorer kategori II (K2) di lingkup Pemprov Banten terdaftar sebanyak 109 orang. Ke-109 tenaga honorer K2 tersebut berhak mengikuti tes seleksi yang dilaksanakan pada 3 November 2013 mendatang. Peserta atau tenaga honorer yang gagal lolos tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) terancam dipecat atau diberhentikan.  Menurut informasi yang dihimpun dari laman situs resmi www.bkn.go.id, Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tasdik Kinanto menyebutkan, berdasarkan data dari pemerintah pusat, jumlah honorer K2 yang ada saat ini sebanyak 620 ribu. Sementara, jumlah tenaga honorer K2 yang dibutuhkan hanya sebanyak 209 ribu. Untuk Pemprov Banten, BKN merilis sebanyak 109 orang tenaga honorer masuk dalam listing dan mengikuti tes seleksi bersama tenaga honorer se-Indonesia.  "Apabila dalam dua tahun, yakni tahun 2013 dan 2014 akan di CPNS kan sejumlah 209.000, itu berarti akan ada sekitar 420.000 honorer K 2 yang terancam diberhentikan," ungkap Tasdik.

Tasdik mengatakan, meskipun terdapat ancaman untuk ratusan honorer K2 yang diberhentikan karena tidak lolos tes, namun nasib honorer K2 tersebut bisa diperkerjakan kembali. Hal itu tergantung dari kebijakan pemerintah daerah. “Kalau memang masih dibutuhkan, bisa saja tetap bekerja. Ke depannya, bila Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara disahkan, ada ketentuan terkait pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja secara temporer,” ujarnya.

Rencananya, imbuh Tasdik, tes seleksi honorer K2 akan dilakukan bersamaan dengan tes CPNS regular yakni pada 3 November 2013. Untuk tahun anggaran 2013 ini, terdapat sekitar 65.000 kursi PNS yang diperuntukkan bagi pelamar umum, dengan formasi 25.000 pada instansi pusat dan 40.000 pada instansi daerah.  "Para pelamar calon PNS ini akan diseleksi melalui uji menggunakan lembar jawaban (LJK) dan computer assisted test (CAT-BKN)," paparnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Aparatur (SDA) pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Herry Purnomo menyebutkan, jumlah listing honorer K2 Provinsi Banten yang baru diterima dari BKN sebanyak 109 orang. Data listing tersebut baru diterima BKD Provinsi Banten pada Jumat (20/9) lalu.
"Memang ada penambahan jumlah honorer K2 untuk Pemprov Banten sebanyak 90 orang. Karena, listing awal jumlah honorer K2 Pemprov Banten hanya 19 orang," tukas Herry.

35 FORMASI DIREBUTKAN  2.000 PELAMAR


Sementara itu, pendaftar lowongan CPNS di Kota Serang membludak. Dari 35 kuota lowongan CPNS yang disediakan, hingga saat ini berkas pelamar yang di terima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang, sudah mencapai 2.000 peserta yang mendaftar. Kepala BKD Kota Serang Akhmad Banbela mengatakan, antusias masyarakat terhadap pembukaan lowongan CPNS setiap tahunnya, memang selalu mendapatkan antusias yang cukup banyak dari warga sebagai karir mereka.
Berdasarkan berkas lamaran peserta dari Kantor Pos Indonesia yang diterima BKD, sudah terdapat 2.000 pendaftar. “Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga waktu penutupan pendaftaran pada 25 September 2013 mendatang,” ujar Banbela, kemarin.

Dikatakan Banbela, dalam penerima CPNS kali ini, Kota Serang hanya membuka dua formasi bidang keguruan. Dari 35 kuota CPNS yang disediakan tersebut yakni 16 kuota diantaranya untuk guru sekolah dasar dan 19 kuota CPNS lainnya untuk guru produktif atau guru bidang studi. “Guru bidang studi yang dibutuhkan di antaranya guru matematika, fisika, dan bilogi. Ini hanya terdapat 19 kuota CPNS,” katanya.

Meski pendaftar CPNS membludak, lanjutnya, pihaknya belum melakukan pemilahan administrasi lamaran sesuai dengan formasi yang dibutuhkan.  “Kita akan lakukan pemilahan berkas lamaran Senin besok (hari ini -red). Sambil kita juga menunggu pendaftar lainnya hingga waktu pendaftaran ditutup,” katanya.

Dia menerangkan, Kota Serang tidak menggunakan sistem CAT dalam tes, melainkan menggunakan lembar jawaban komputer (LJK). Mekanisme tes dan soal-soal seluruhnya ditentukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemempan RB) dan konsorsium perguruan tinggi. "Sebenarnya Pemkot Serang sudah siap jika pelaksanaan tes menggunakan CAT. Tapi pusat rupanya sudah menunjuk 10 konsorsium perguruan tinggi untuk membuat soal dalam bentuk LJK. Kita ikuti saja," kata Benbela. “Meski ada potensi kebocoran jika tes dilakukan menggunakan LJK dengan adanya konsorsium perguruan tinggi kebocoran bisa diminimalisir,” tambah lagi.

DUA FORMASI TAK DIMINATI
Di Cilegon, jumlah lamaran CPNS yang masuk mencapai 614 pelamar. Dua formasi CPNS yakni formasi guru teknik kapal niaga dan guru nautika kapal niaga masih belum ada peminatnya.  Kepala BKD Kota Cilegon Mahmudin mengatakan ada sejumlah pelamar yang kualifikasi pendidikannya tidak sesuai yang melamar di formasi tersebut, seperti sarjana pendidikan Islam (SPdI). "Formasi yang paling diminati masih untuk guru kelas SD dan juga formasi guru kimia industri dan guru analis kimia," kata Mahmudin.

Mahmudin berharap, seluruh formasi CPNS Kota Cilegon bisa terisi dan tidak ada yang kosong. "Semoga, pelamarnya bisa di bawah 1.000 orang. Kami juga berharap agar seluruh masyarakat Kota Cilegon bisa memanfaatkan peluang ini, sehingga bisa bersama-sama berkiprah untuk pembangunan daerah," katanya. (ibah/mg-usman/ichan/tasir)








Gagal Tes, Bisa Dipecat

SERANG - Berdasarkan hasil listing yang dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN), jumlah tenaga honorer kategori II (K2) di lingkup Pemprov Banten terdaftar sebanyak 109 orang. Ke-109 tenaga honorer K2 tersebut berhak mengikuti tes seleksi yang dilaksanakan pada 3 November 2013 mendatang. Peserta atau tenaga honorer yang gagal lolos tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) terancam dipecat atau diberhentikan.
Menurut informasi yang dihimpun dari laman situs resmi
www.bkn.go.id, Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tasdik Kinanto menyebutkan, berdasarkan data dari pemerintah pusat, jumlah honorer K2 yang ada saat ini sebanyak 620 ribu. Sementara, jumlah tenaga honorer K2 yang dibutuhkan hanya sebanyak 209 ribu. Untuk Pemprov Banten, BKN merilis sebanyak 109 orang tenaga honorer masuk dalam listing dan mengikuti tes seleksi bersama tenaga honorer se-Indonesia.
"Apabila dalam dua tahun, yakni tahun 2013 dan 2014 akan di CPNS kan sejumlah 209.000, itu berarti akan ada sekitar 420.000 honorer K 2 yang terancam diberhentikan," ungkap Tasdik.
Tasdik mengatakan, meskipun terdapat ancaman untuk ratusan honorer K2 yang diberhentikan karena tidak lolos tes, namun nasib honorer K2 tersebut bisa diperkerjakan kembali. Hal itu tergantung dari kebijakan pemerintah daerah.
“Kalau memang masih dibutuhkan, bisa saja tetap bekerja. Ke depannya, bila Rancangan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara disahkan, ada ketentuan terkait pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja secara temporer,” ujarnya.
Rencananya, imbuh Tasdik, tes seleksi honorer K2 akan dilakukan bersamaan dengan tes CPNS regular yakni pada 3 November 2013. Untuk tahun anggaran 2013 ini, terdapat sekitar 65.000 kursi PNS yang diperuntukkan bagi pelamar umum, dengan formasi 25.000 pada instansi pusat dan 40.000 pada instansi daerah.
"Para pelamar calon PNS ini akan diseleksi melalui uji menggunakan lembar jawaban (LJK) dan computer assisted test (CAT-BKN)," paparnya.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sumber Daya Aparatur (SDA) pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Herry Purnomo menyebutkan, jumlah listing honorer K2 Provinsi Banten yang baru diterima dari BKN sebanyak 109 orang. Data listing tersebut baru diterima BKD Provinsi Banten pada Jumat (20/9) lalu.
"Memang ada penambahan jumlah honorer K2 untuk Pemprov Banten sebanyak 90 orang. Karena, listing awal jumlah honorer K2 Pemprov Banten hanya 19 orang," tukas Herry.

35 FORMASI DIREBUTKAN
2.000 PELAMAR
Sementara itu, pendaftar lowongan CPNS di Kota Serang membludak. Dari 35 kuota lowongan CPNS yang disediakan, hingga saat ini berkas pelamar yang di terima Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Serang, sudah mencapai 2.000 peserta yang mendaftar.
Kepala BKD Kota Serang Akhmad Banbela mengatakan, antusias masyarakat terhadap pembukaan lowongan CPNS setiap tahunnya, memang selalu mendapatkan antusias yang cukup banyak dari warga sebagai karir mereka.
Berdasarkan berkas lamaran peserta dari Kantor Pos Indonesia yang diterima BKD, sudah terdapat 2.000 pendaftar. “Jumlah tersebut akan terus bertambah hingga waktu penutupan pendaftaran pada 25 September 2013 mendatang,” ujar Banbela, kemarin.
Dikatakan Banbela, dalam penerima CPNS kali ini, Kota Serang hanya membuka dua formasi bidang keguruan. Dari 35 kuota CPNS yang disediakan tersebut yakni 16 kuota diantaranya untuk guru sekolah dasar dan 19 kuota CPNS lainnya untuk guru produktif atau guru bidang studi.
“Guru bidang studi yang dibutuhkan di antaranya guru matematika, fisika, dan bilogi. Ini hanya terdapat 19 kuota CPNS,” katanya.
Meski pendaftar CPNS membludak, lanjutnya, pihaknya belum melakukan pemilahan administrasi lamaran sesuai dengan formasi yang dibutuhkan.  “Kita akan lakukan pemilahan berkas lamaran Senin besok (hari ini -red). Sambil kita juga menunggu pendaftar lainnya hingga waktu pendaftaran ditutup,” katanya.
Dia menerangkan, Kota Serang tidak menggunakan sistem CAT dalam tes, melainkan menggunakan lembar jawaban komputer (LJK). Mekanisme tes dan soal-soal seluruhnya ditentukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemempan RB) dan konsorsium perguruan tinggi. "Sebenarnya Pemkot Serang sudah siap jika pelaksanaan tes menggunakan CAT. Tapi pusat rupanya sudah menunjuk 10 konsorsium perguruan tinggi untuk membuat soal dalam bentuk LJK. Kita ikuti saja," kata Benbela.
“Meski ada potensi kebocoran jika tes dilakukan menggunakan LJK dengan adanya konsorsium perguruan tinggi kebocoran bisa diminimalisir,” tambah lagi.

DUA FORMASI TAK DIMINATI
Di Cilegon, jumlah lamaran CPNS yang masuk mencapai 614 pelamar. Dua formasi CPNS yakni formasi guru teknik kapal niaga dan guru nautika kapal niaga masih belum ada peminatnya.
Kepala BKD Kota Cilegon Mahmudin mengatakan ada sejumlah pelamar yang kualifikasi pendidikannya tidak sesuai yang melamar di formasi tersebut, seperti sarjana pendidikan Islam (SPdI). "Formasi yang paling diminati masih untuk guru kelas SD dan juga formasi guru kimia industri dan guru analis kimia," kata Mahmudin.
Mahmudin berharap, seluruh formasi CPNS Kota Cilegon bisa terisi dan tidak ada yang kosong. "Semoga, pelamarnya bisa di bawah 1.000 orang. Kami juga berharap agar seluruh masyarakat Kota Cilegon bisa memanfaatkan peluang ini, sehingga bisa bersama-sama berkiprah untuk pembangunan daerah," katanya. (ibah/mg-usman/ichan/tasir)








Beri komentar


Security code
Refresh