Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 247 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 270 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 701 | Komentar

Baca


Rano Lengser, WH-Andika PAW


SERANG
- Masa jabatan Rano Karno sebagai Gubernur Banten sisa masa jabatan 2015-2017 berakhir, Rabu (11/1) ini. Dengan demikian, Banten akan dipimpin oleh penjabat gubernur, hingga ada gubernur dan wakil gubernur devinitif, hasil dari Pilkada Banten 15 Februari 2017.

Namun, Kepala Bagian Otonomi Daerah pada Biro Pemerintahan Setda Banten Masaputro Delly mengatakan, keputusan presiden (keppres) tentang pemberhentian Rano Karno sebagai gubernur Banten nonaktif (cuti), dan pengangkatan penjabat atau Pj gubernur, hingga kemarin belum turun dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Jika hingga akhir masa jabatan, hari ini, keppres belum juga terbit, maka roda pemerintahan Provinsi Banten untuk sementara akan dipimpin pelaksana harian (Plh) gubernur."Sampai tadi siang (kemarin siang-red) posisinya masih di mendagri. Tapi, saya belum tahu apakah itu sudah dalam bentuk keppres atau baru akan diusulkan ke presiden," ujarnya.

Delly menjelaskan, akan ada dua keppres yang akan diterima Pemprov Banten. Pertama tentang pemberhentian gubernur periode 2012-2017, kedua tentang pengangkatan penjabat gubernur. "Kalau pelantikan sih yang sudah-sudah di kementerian," tuturnya.

Menurut Delly, pihaknya masih menunggu keppres tersebut hingga nanti malam, tepat pukul 24.00. Jika sampai deadline tersebut keppres belum juga turun, maka dipastikan Banten akan dipimpin plh.
"Sesuai akhir masa jabatan ya (berakhir) besok (hari ini-red) pukul 24.00. Seandainya belum juga ada penjabat, artinya pasti ada surat juga untuk plh," kata dia.

Kabag Hukum pada Sekretariat DPRD Banten Encep Saepudin mengaku sudah mengutus pegawai ke kemendagri untuk mengetahui kepastian keppres tersebut. Menurut Encep, tidak menjadi masalah jika sampai masa akhir jabatan gubernur belum juga ditunjuk penjabat.

"Plt tetap menjabat, mungkin ada keterlambatan. Saya pikir tidak jadi soal, ini asumsi saya saja. Karena dalam surat keputusan mengenai plt itu disebutkan bahwa Plt itu menghantarkan sampai pelantikan," katanya.

Informasi yang diperoleh, Presiden Jokowi akan merestui Nata Irawan menjadi penjabat Gubernur Banten setelah masa jabatan Rano Karno berakhir 11 Januari 2017. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) pada kKemendagri Dodi Riatmadji saat dihubungi mengisyaratkan hal itu. "Kemungkinan besar Pak Plt (Nata Irawan) lagi, karena beliau kan sudah plt, tinggal nanti berubah jadi Pj sampai Juli," kata Dodi.
Selain itu, menurutnya, akan menjadi riskan jika penjabat nanti diisi orang baru. "Bahaya itu kalau ngulang lagi, karena mau pilkada serentak kan," ujarnya.

"Tapi itu tergantung Pak Presiden. Jadi tunggu saja lah paling besok (hari ini) sudah ada keppresnya. Karena masa jabatan Rano selesai 11 Januari ini kan. Kalau untuk pelantikan saya juga enggak tau apakah pelantikan di istana atau presiden mengutus mendagri, tergantung permintaan presiden," kata dia.

Plt Gubernur Banten Nata Irawan juga mengisyaratkan dirinya akan dilantik sebagai Pj Gubernur Banten. "Mungkin kalau saya jadi dilantik sebagai Pj, itu (pelantikan pejabat pemprov) semakin menguatkan," ujar Nata yang juga Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo belum mengetahui siapa yang akan diangkat presiden untuk bertugas sebagai penjabat gubernur Banten."Belum tahu, keppresnya nanti," ucapnya melalui pesan singkat.

Namun, Tjahjo memastikan akan melantik penjabat Gubernur Banten. "Yang melantik Mendagri atas nama presiden. Kalau gubernur atau wagub hasil pilkada serentak baru presiden," tuturnya. Sementara itu, kemarin calon gubernur dan wakil gubernur Banten nomor urut 1 yakni Wahidin Halim dan Andika Hazrumy resmi diganti posisinya di DPR RI dalam pergantian antar waktu (PAW). Andika digantikan Tb Ace Hasan Syadzily dan Wahidin Halim digantikan Hartanto Edhie Wibowo yang merupakan adik isteri presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono.

Selain Andika dan WH, ada enam anggota DPR RI lain yang diganti. "Sesuai tatib, petugas PAW harus diambil sumpah terlebih dahulu. Apakah dapat kita lakukan pelantikan anggota DPR RI?" ungkap pimpinan sidang paripurna Fadli Zon.

Semua anggota Dewan yang hadir dalam sidang paripurna menyatakan setuju. Sembilan orang anggota DPR baru tersebut maju ke depan untuk mengucap sumpah. Ketua DPR Setya Novanto memimpin pelantikan tersebut.

"Sumpah yang Saudara ucapkan mengandung tanggung jawab untuk mengamalkan Pancasila. Sumpah ini adalah janji kepada Tuhan Yang Maha Esa dan manusia, yang harus ditegakkan," ucap Novanto.
Usai pengucapan sumpah, sembilan anggota DPR baru itu lalu menandatangani surat keputusan. Mayoritas dari mereka menggantikan anggota fraksi yang mundur karena mengikuti pilkada. (rahmat/jpnn)

Beri komentar


Security code
Refresh