Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 11 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 68 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 98 | Komentar

Baca


Ormas Banten "Serbu" DKI


SERANG -
Ribuan anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) dari berbagai lembaga, serta dan ratusan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Banten akan ikut mengamankan pemilihan gubernur (pilgub) DKI Jakarta putaran ke dua yang jatuh pada 19 April 2017 besok.

Kepala Penerangan Komando Resor Militer (Korem) 064 Maulana Yusuf Serang Kapten Inf Widhitama Dwi Candra mengatakan, untuk prajurit TNI, ada 423 personel yang diterjunkan. Hal itu dilakukan sesuai surat perintah Pangdam III/Siliwangi."Pasukan akan bergabung dengan pasukan Kodam Jaya Jayakarta untuk antisipasi dan mengamankan jalannya pemilukada putaran kedua," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Widhitama, ratusan personel yang berangkat ke DKI Jakarta dengan menggunakan 8 unit NPS, 4 unit bus, 2 unit truk TNI dan 1 unit kendaraan patroli. "Untuk Apel pelepasannya sendiri, dipimpin oleh Kasi Ops Rem 064/MY Letkol Inf Daru Cahyadi Soeprapto," ujarnya.

Terpisah, Ketua Harian Laskar Umat Islam Banten (LUIB) Abu mengatakan pihaknya akan ikut bersama ormas Islam lainnya untuk mengawal jalannya pilgub DKI Jakarta. Rencananya, jumlah massa yang akan diturunkan sebanyak 300 orang. "Agendanya kita di sana yaitu melakukan pengawalan terhadap TPS. Tapi untuk keberangkatannya masih kita rahasiakan," katanya.

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Serang M Nasehudin mengatakan, ormas akan menerjunkan 50 ribu personil pada saat Pilgub DKI untuk mengawasi tempat pemungutan suara (TPS). "Dari Banten, semua elemen akan berangkat semua. Karena instruksinya kan bukan hanya FPI. Karena yang saya tahu Ahok (calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama) sudah menurunkan semua kader PDIP di semua wilayah untuk mengawal pilgub di sana," katanya.

Nasehudin berharap, dengan turunnya umat muslim pada pilgub putaran kedua di DKI Jakarta ini, pelaksanaan pemilihan dapat berjalan dengan jujur dan adil dan tidak ada yang dirugikan. "Kita akan mengawal pilkada DKI supaya Jurdil," ujarnya.

Untuk saat ini, Nasehudin mengungkapkan dari target 50 ribu umat muslim di Banten yang turun saat pilgub nanti, sebagian anggota ormas dari Banten sudah berada di DKI Jakarta.  "Untuk pemberangkatannya gerilya, ada yang hari ini (kemarin) sudah mulai berangkat. Karena ada himbauan kepada umat muslim dilarang kesana (DKI Jakarta-red)," ungkapnya. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir