Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 849 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 568 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 693 | Komentar

Baca


Anggota Brimob Tewas Tertembak di Kepala


JAKARTA
- Anggota Kompi Batalion I Resimen III Brimob, Bripka Teguh Dwiyatno ditemukan tewas di garasi asrama Brimob, Kedaung, Pamulang, Tengerang Selatan, Senin (15/5) pukul 05.00 WIB.
Diduga kuat, Bripka Teguh stres lantaran diperiksa atas kasus penembakan rumah Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, beberapa waktu lalu.

"Saat ditemukan sudah tergeletak dan darah mengalir di sekitar kepalanya. Pada saat itu diteliti ditemukan luka tembak di kepala. Itu mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di kantornya, Senin (15/5).

Rikwanto menyimpulkan bahwa korban mengalami stres akibat kelalaian yang dilakukannya. "Kemudian korban diduga bunuh diri," tambah dia.Dia menjelaskan, Teguh bertugas pada bagian staf logistik Brimob. Ketika sedang bertugas mengosongkan senjata, Teguh secara tidak sengaja meletuskan tembakan.

Jarak antara lokasi dia bertugas dengan rumah Jazuli sekitar 250 meter. Akibat tidak sengaja meletuskan tembakan ini, peluru akhirnya mengenai rumah Jazuli."Dengan kejadian adanya tembakan yang dilepaskan, pada waktu membuang tembakan dalam sebuah latihan. Sehingga arah peluru, mengenai jendela anggota DPR, yang bersangkutan diperiksa," tandas Rikwanto.

Kediaman Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini kena sasaran tembakan, tepatnya mengenai jendela kamar anak keduanya, Rabu (3/5) pukul 21.00 WIB.Sementara itu, Banten Raya juga sempat mendatangi Asrama Brimob Kedaung. Namun, Banten Raya dan sejumlah wartawan yang hendak melakukan peliputan dilarang masuk oleh petugas jaga dari Asrama Brimob. "Maaf, wartawan dilarang masuk," kata salah seorang petugas jaga.

Pantauan dari luar, pada bagian depan pos jaga terlihat sejumlah anggota Brimob berseragam lengkap berjaga. Pada bagian dalam, terlihat bendera merah putih berkibar setengah tiang. Di dalam asrama juga tampak sepi, hanya ada kendaraan besar terparkir. (jpnn/iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir