Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 216 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 275 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 234 | Komentar

Baca


60 Persen ASN Berkolesterol Tinggi


SERANG
– Gaya hidup yang kurang baik menyebabkan sebagian besar aparatur sipil negara (ASN) mengidap kolesterol tinggi. Dinas Kesehatan Kabupaten Serang melansir data bahwa ASN yang terkena kolesterol tinggi di Kabupaten Serang mencapai 60 persen dari jumlah total ASN yang mencapai 11.000 lebih.

Kolesterol tinggi jelas membahayakan karena bisa memicu berbagai penyakit mulai dari jantung, stroke, diabetes, darah tinggi, dan sebagainya. Kebanyakan ASN kurang gerak, kebanyakan makan makanan berlemak, dan kurang makan sayuran. 

Untuk mengatasi hal itu, Kepala Dinkes Kabupaten Serang Sri Nurhayati gencar mengampanyekan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui aktivitas fisik, makan sayur dan buah serta mengecek kesehatan secara berkala tak terkecuali untuk para ASN. “Untuk aktivitas fisik kita sudah sering kita lakukan melalui olahraga baik di dinas-dinas maupun di puskesmas-puskesmas agar tubuh kita terus bergerak,” kata Sri dalam kegiatan Sosialisai Germas di aula Tb Suwandi, Pemkab Serang, Selasa (16/5).

Ia juga mendorong para ASN di lingkungan Pemkab Serang untuk membiasakan diri makan sayur dan buah-buahan, salah satunya yaitu menyajikan menu yang berisi sayur dan buah pada saat mengadakan rapat-rapat internal. “Untuk cek kesehatan sudah dilakukan ke beberapa OPD, walaupun memang sasarannya masih sedikit karena keterbatasan SDM (sumber daya manusia) dan sarana prasarana. Secara garis besar seingat saya hasilnya rata-rata boleh dikatakan 60 persen ASN kita kolesterolnya tinggi di atas normal,” ungkapnya.

Adapun faktor yang mempengaruhi kolestrol seseorang di atas normal, lanjut Sri, karena kebiasaan pola hidup yang kurang sehat, seperti merokok, minum alkohol, kurang berolahraga dan juga jarang melakukan pemeriksaan kesehatan. “Seharusnya ketika usia sudah di atas 35 tahun, pola makan harus teratur dan jenis makanan yang dikonsumsi juga harus mulai selektif. Kebiasaan selektif dalam memilih makanan dimulai sejak masih muda,” tuturnya.

Staf Ahli Bupati Serang Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Ida Nuraida berharap, Dinkes dan OPD terkait  lebih gencar lagi mensosialisasikan Germas kepada masyarakat Kabupaten Serang. “Ada beberapa faktor yang harus didorong selain langkah preventif dan promotif yaitu berperilaku hidup sehat. Dengan kondisi yang sehat diharapkan masyarakat bisa meningkat produktivitasnya sehingga berdampak pada capaian IPM (indeks pembangunan manusia),” kata Ida.

Menurut mantan Kabag Aset Pemkab Serang itu, kondisi kesehatan di Kabupaten Serang masih terbilang cukup rendah sehingga perlu ada upaya-upaya yang serius untuk meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Serang. “Kesehatan menjadi prioritas utama Ibu Bupati (Rt Tatu Chasanah-red) dan Pak Wakil Bupati (Pandji Tirtayasa-red) selain pendidikan dan daya beli. Salah satu optimalisasinya yaitu melalui germas ini,” ujarnya. (tanjung)


Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir