Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 492 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 610 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 486 | Komentar

Baca


Pejabat RSKM Diduga Nistakan Islam


CILEGON-
Pemilik akun Facebook dengan nama Wisnu Krisnanto (WK) yang diketahui berprofesi sebagai Kepala Divisi Perawat di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon diduga melakukan tindakan penistaan terhadap agama Islam, melalui postingan facebooknya yang tersebar sejak Rabu (17/5).

Postingan facebook tersebut menjadi viral di Kota Cilegon. Dalam postingannya, Wisnu Krisnanto mempertanyakan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab yang meminta perlindungan kepada Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), yang dianggap Wisnu Krisnanto hal yang aneh. Wisnu Krisnanto meminta Habib Rizieq meminta perlindungan kepada Tuhan-nya umat Islam yang dianggapnya tuli.

Wisnu Krisnanto juga memepelesetkan kalimat takbir menjadi take beer. “Bukannya minta perlindungan dg tuhannya yg sering diteriakin “take beer...take beer...take beer. Tuhannya budek seeehhhh...” tulis Wisnu.
Bukan hanya itu, Wisnu Krisnanto juga mengecam Front Pembela Islam (FPI), Forum Umat Islam (FUI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indoensia (GNPF-MUI), untuk tidak berlindung atas nama kriminalisasi ulama dalam kasus Habib Rizieq Syihab. Postingan tersebut menyebar dan di screenshoot beberapa akun facebook.

Bagian Humas RSKM Agus Yedi membenarkan jika pemilik akun facebook Wisnu Krisnanto adalah pegawai di RSKM. Namun, Ia membantah jika postingan tersebut ada kaitannya dengan RSKM. “Itu postingan pribadi tidak ada kaitannya dengan RSKM,” jelas Agus kepada Banten Raya kemarin.

Dijelaskan Agus, Wisnu Krisnanto bekerja di RSKM sebagai perawat. Namun, Wisnu Krisnanto tidak bekerja dalam beberapa hari terakhir lantaran sedang cuti. Yang bersangkutan sedang pergi ke Yogyakarta. “Saya juga tidak tahu (Wisnu Krisnanto) sekarang posisinya di mana,” ujarnya.

Menurut Agus, pihaknya juga mengecam tindakan yang dilakukan Winsu Krisnanto lantaran pihak RSKM juga menjadi korban, yang namanya ikut dirugikan. Pasalnya, ada warga yang kemarin mendatangi RSKM untuk mencari yang bersangkutan. “Kita menyerahkan semuanya ke proses hukum,” tuturnya.

Ketua DPW FPI Banten Gus Robi mengecam keras tindakan yang dilakukan Wisnu Krisnanto. “Kalau minta maaf ya minta maaf, tapi proses hukum tetap harus berjalan. Penjara,” tegasnya.Ia mengatakan, tindakan tersebut sudah meresahkan umat Islam.

Dirinya meminta pihak kepolisan berlaku adil dalam kasus ini. “Kabarnya sudah diamankan polisi. Kalau GNPF-MUI Cilegon tadi pagi (kemarin-red) melaporkan ke polisinya. Katanya sih, yang bersangkutan menyerahkan diri," ujarnya singkat saat dihubungi melalui teleponnya. (gillang)

Beri komentar


Security code
Refresh