Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 143 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 182 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 632 | Komentar

Baca


Ada yang karena Hobi, Ada Pula karena Ingin Prestasi


KOTA SERANG
– Banyak atlet dari belahan dunia beralih ke cabang olahraga (cabor) lain. Ketika menjalani karir cabor barunya, tak sedikit pula yang meraih sukses saat menggeluti profesi barunya itu.

Fenomena ini pun terjadi juga di Kota Serang, Provinsi Banten. Salah satunya atlet yang beralih ke cabor lain dilakukan oleh Iva Ainul Wafa. Iva panggilannya adalah atlet wushu andalan Kota Serang. Namun siapa sangka kalau Iva dulunya adalah atlet judo. Menjadi atlet judo semasa masih berstatus pelajar. Setelah itu Iva beralih lagi ke cabor beladiri lainnya, yakni pencak silat, dan tinju.

“Kalau jadi atlet silat levelnya sudah tingkat Kabupaten Serang. Waktu itu belum ada Kota Serang. Kalau di tinju sudah pernah meraih prestasi di tingkat nasional tapi hanya juara dua,” ujar Iva, kepada Banten Raya, kemarin.

Ia menuturkan, alasan berganti-ganti cabor itu karena dirinya menyukai olahraga beladiri. “Senang sama beladiri,” tutur dia.Iva mengaku beruntung dengan memiliki kemampuan dari berbagai jenis olahraga beladiri itu. Semua ilmu dan pengalaman yang ia miliki itu kemudian Iva kombinasikan di olahraga wushu yang saat ini masih ia gelutinya. “Dari wushu saya dapat medali emas di Poprov 2006, dan ikut PON 2008 di Kaltim, PON 2012 di Riau, dan PON 2016 di Jabar,” akunya.

Gonta-ganti cabor pun dilakukan Leviana. Levi panggilan akrabnya, adalah atlet aeromodeling Kota Serang. Sebelumnya Levi adalah atlet atletik andalan Kota Serang. Bahkan ia mencatat sejumlah prestasi dimulai juara 1 lari jarak pendek 100 meter (m) dan lompat jauh pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMA se Kota Serang. Juara 1 lompat jauh dan juara 2 lari 100 meter pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sirkuit Atletik Banten 2016, tiga medali emas (lompat jauh, 100 meter, dan estafet) pada Pekan Olahraga Kota (Porkot) Serang 2016.

Levi menuturkan, awal mulanya ia bergabung pada cabor aeromodeling atas tawaran guru olahraganya saat di SMAN 3 Kota Serang. “Waktu itu Pak guru mengajak untuk gabung, karena aeromodeling lagi nyari-nyari atlet buat menghadapi kejuaraan,” tutur Levi.

Rupanya saat menjalani olahraga barunya itu, Levi mengaku kesulitan. Terlebih di cabor barunya itu, Levi termasuk yang tercantik di antara atlet-atlet aeromodeling yang ada saat itu. “Panas karena latihannya dari pagi sampe sore. Muka saya sempat berubah kecoklatan. Terus yang cewek ternyata cuma saya sendirian karena kebanyakan laki-laki. Setelah dijalani akhirnya saya bisa menyesuaikan dengan teman-teman baru,” ungkapnya.

Dari cabor aeromodeling, Levi pun berhasil mencatat prestasi di beberapa single event. Beberapa prestasi yang diukir itu antara lain, Kejurda Banten untuk nomor perorangan dan juara tiga untuk nomor campuran tahun 2015.

Tahun 2016 saya juara 3 untuk nomor perorangan dan juara satu untuk nomor double putri, dan juara 3 nomor mix pada Walikota Tangerang. “Saya pengen main di PON. Mudah-mudahan bersama aeromodeling impian itu tercapai,” harap wanita berkulit putih ini. (HARIR BALDAN)

Beri komentar


Security code
Refresh