Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 247 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 270 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 701 | Komentar

Baca


Melihat Program Imunisasi Meosles Rubella di Kota Cilegon Cegah Anak Ketakutan, Polwan Cantik Ikut Dikerahkan



Wajah sebagian besar anak-anak di SDN 2 Cilegon seketika pucat tatkala jarum suntik mulai dikeluarkan oleh petugas Puskesmas Kecamatan Jombang, kemarin.  Mata beberapa anak mulai berkaca-kaca. Beberapa lainnya bahkan ada yang mencoba melarikan diri.

Ya, kemarin adalah giliran para siswa SDN 2 Cilegon yang mendapatkan imunisasi measles dan rubella (MR) oleh petugas Puskesmas Kecamatan Jombang. Sebagaimana instruksi Presiden Joko Widodo, semua anak tak terkecuali harus mendapatkan imunisasi MR untuk menghindari campak dan kecacatan.

Namun, ada yang berbeda dari imunisasi yang dilaksanakan di SD yang berada di Kelurahan Jombang Wetan tersebut. Sejumlah wanita cantik berseragam coklat turut mendampingi dan menghibur 646 siswa yang diimunisasi tersebut.

Entah karena paras yang cantik, atau karena citra polisi sebagai jagoan di mata anak-anak, siswa yang lari saat hendak disuntik imunisasi kembali lagi. Bahkan ada yang langsung merelakan tangannya untuk ditusuk.

Untuk merayu anak-anak itu, para Polwan tersebut tak segan-segan menggendong para siswa agar mau mengikuti imunisasi.  Kasat Binmas Polres Cilegon AKP Bhakti Yasa Saputri mengatakan, pihaknya sudah mengintruksikan Polwan Polres Cilegon untuk ikut melaksanakan kegiatan pendampingan terhadap siswa-siswi SD saat melaksanakan imunisasi rubella.

"Ini bagian dari program commander wish atau program kepolisian untuk langsung bersentuhan dengan masyarakat. Dan kita ingin Polisi selalu di hati mereka," katanya kepada Banten Raya, kemarin. Dalam kesempatan itu, Bhakti juga mengimbau bagi warga yang mempunyai putra dan putri yang masih balita agar membawa ke Posyandu maupun puskesmas terdekat. Apalagi imunisasi itu tidak dikenakan biaya alias gratis.

“Polisi senantiasa mendukung kegiatan pemerintah, termasuk program imunisasi Campak Rubella ini, untuk meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan bagi putra-putri agar dapat terhindar dari penyakit yang berbahaya salah satunya adalah dengan memperbolehkan buah hatinya diimunisasi," imbaunya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Dr Arriadna mengatakan pada bulan Agustus hingga September 2017 ini Pemkot Cilegon melalui dinkes menargetkan imunisasi kepada 112.095 anak di Cilegon. Dari jumlah itu, sebanyak 6.392 merupakan bayi.

"Vaksinasi terhadap 112.095 anak itu akan dilakukan selama dua bulan mulai bulan Agustus hingga September mendatang," tambahnya. Arriadna mengatakan, anak-anak yang tidak diimunisasi rentan terserang rubella yang berdampak pada kecacatan. "Untuk itu kita mengharapkan para orangtua menyadari bahaya dari Rubella ini.

Dengan adanya program imunisasi MR secara nasional ini penyakit yang dapat membahayakan anak-anak kita dapat diminimalisasi," paparnya. (***)

Beri komentar


Security code
Refresh