Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


Soal Desa Wisata Cikolelet, Disporapar Lamban









SERANG – Permintaan Kepala Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka Ojat Darojat agar Pemkab Serang menetapkan Desa Cikolelet sebagai desa wisata melalu surat keputusan (SK) bupati sampai saat ini belum ditindaklanjuti oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang.
Padahal pada 7 Agustus lalu Pemkab Serang menjanjikan akan memproses SK tersebut.
Ojat mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih menunggu SK dari Bupati Serang Rt Tatu Chasanah terkait penetapan Desa Cikolelet sebagai desa wisata.

“Sampai saat ini kami belum menerima SK desa wisata. Padahal SK bupati itu menjadi acuan kami untuk terus mengembangkan wisata di desa kami. Saya sudah menanyakan katanya masih dalam proses. Tapi belum tahu sampai mana prosesnya,” ujar Ojat, Senin (11/9).

Ia menuturkan, SK bupati diperlukan agar Desa Cikolelet sebagai desa wisata memiliki kekuatan hukum. Sehingga ketika mengajukan bantuan untuk pengembangan tidak dipermasalahkan. “Kalau perdes (peraturan desa) terkait desa wisata sedang dibahas.

Insya Allah dalam waktu satu minggu ke depan akan terbit perdesnya. Perdes ini yang akan menjadi penguat SK bupati tersebut,” katanya.Meski mengalami keterlambatan, namun ia berharap Bupati Serang dapat menetapkan Desa Cikolelet sebagai desa wisata.

Sehingga pihaknya dapat dengan mudah mengajukan bantuan baik ke pemerintah provinsi maupun ke pemerintah pusat untuk pengembangan wisata. “Dulu dijanjikan dua minggu tapi sudah dua bulan belum keluar.

Semoga saja minimal bulan ini bisa keluar dan paling lambat akhir tahun,” harapnya.Terpisah, Plt Sekda Kabupaten Serang Agus Erwana memastikan  bahwa Disporapar sedang memproses SK bupati terkait penetapan Desa Cikolelet sebagai desa wisata.

“Saya minta dua minggu harus selesai, tapi dari pariwisatanya seperti apa bunyinya, ini yang masih dikaji. Kalau di kita, saya jamin dalam seminggu selesai. Makanya kendalanya apa mau saya tanyakan. Pariwisatanya memang agak lambat,” kata Agus.

Ia menjelaskan, seharusnya diporapar menyusun draf pembuatan SK bupati terlebih dahulu saat ada perohonan dan perintah terkait pembuatan SK bupati. “Seharusnya dari kemarin-kemarin drafnya dibuat dulu, nanti pematangannya seperti apa itu oleh Bagian Administrasi dan Bagian Hukum. Saya minta secepatnya harus dibuat. Hari ini (kemarin-red) juga akan saya panggil kepala dinasnya (Tahyudin-red),” paparnya. (tanjung)

Beri komentar


Security code
Refresh