Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


BKPSDM dan Dinkes Susul Tunjangan Khusus



SERANG - Satu per satu organisasi perangkat daerah (OPD) mengajukan tunjangan khusus kepada Bupati Serang.
Setelah Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Sekretariat Daerah, dan Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, kini giliran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) serta Dinas Kesehatan Kabupaten Serang yang mengusulkan.
"Sudah BKPSDM dan dinas kesehatan. Tinggal nanti bagaimana keputusan Ibu Bupati (Bupati Serang Rt Tatu Chasanah) saja," kata Sekretaris Bappeda Kabupaten Serang Rachmat Maulana, kemarin.
Plt Sekda Pemkab Serang Agus Erwana kembali mengatakan bahwa tunjangan khusus adalah tunjangan sejenis tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) yang didapat dari efisiensi anggaran di OPD bersangkutan.

Tunjangan tersebut tidak menambah anggaran di APBD tetapi berasal dari penghematan OPD. "Ya tidak masalah karena kan tidak menggeser anggaran-anggaran pada DPA (daftar perencanaan anggaran) yang ada.

Rapat misalnya ada pengursangan. Efisien sekian. Tapi beban kerjanya bisa kita ukur," kata Agus. Agus mengatakan, OPD yang lain juga bisa mengusulkan seperti unit layanan pengadaan atau misalnya sekretariat DPRD yang memang beban tugasnya melebihi rata-rata.

"Bagian hukum misalnya khususnya setda kan mengakomodir 26 dinas. Intinya kalau memang ada dana yang bisa efisiensi dihilangkan ya mangga (silakan dianggarkan)," katanya.
Meski demikian, Agus memberikan catatan untuk Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah. Dinas yang awalnya hanya kantor tersebut tidak bisa mengajukan karena dari sisi beban kerja tidak memungkinkan.

"Kalau dinas catatan sipil itu memungkinkan," katanya. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkab Serang Fairu Zabadi mengatakan bahwa anggaran untuk tunjangan khusus bila diberlakukan di seluruh OPD belum memadai.

"Mungkin di 2018 memungkinkan. Yang penting rasionalisasinya terukur. Pertama harus ada analisa beban kerja," katanya seraya mengatakan, karena beban kerja setiap OPD berbeda, tunjangan khusus yang didapat setiap OPD juga kemungkinan besar berbeda. (fikri)

Beri komentar


Security code
Refresh