Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


10 Kios Pasar Kalodran Terbakar


SERANG - Si jago merah melahap sejumlah kios di Pasar Kalodran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Selasa (12/9) siang sekitar pukul 10.15.

Dua kios ludes terbakar sementara 8 lainnya hanya rusak pada bagian langit-langit. Sunarti, salah satu pedagang buah yang melihat kebakaran, mengatakan bahwa ia melihat api sudah membesar di kios milik Masduki yang menjual barang kelontongan seperti peralatan masak dan mandi yang terbuat dari plastik.

Setelah itu sejumlah pedagang tampak menyelamatkan barang-barang milik mereka sendiri agar tidak terbakar. "Pas rolling door-nya dibuka apinya tambah gede," kata Sunarti. Sunarti mengaku sudah lama berjualan di Pasar Kalodran namun baru kemarin ia menyaksikan kebakaran di pasar tersebut.

Kepala UPT Pasar pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Serang Sugiri mengungkapkan bahwa kios yang terbakar adalah kios di Blok B1 nomor 1, 2, 9, dan 10. Sementara 6 kios lainnya hanya terdampak. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut sementara kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta.

Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik dan api berasal dari KWH kios milik Masduki. Sugiri mengungkapkan secara kebetulan ketika terjadi kebakaran ia berada di pasar karena itu ia langsung menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Serang. "5-10 menit setelah ditelepon Damkar Kota Serang langsung datang ke lokasi," katanya.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Serang Ahmad Benbela mengatakan bahwa karena masa pemeliharaan Pasar Kalodran sudah selesai pada Juni 2017 lalu maka perbaikan kios yang rusak terbakar menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Serang.

Rencananya anggaran perbaikan kios tersebut akan diajukan dalam APBD murni tahun 2018 mendatang karena APBD perubahan tahun 2017 sudah diketuk palu. Anggaran yang akan diusulkan adalah Rp 400 jutaan karena kerusakan akibat kebakaran tersebut dinilai tidak terlalu parah.

"Kita tidak berhitung terkait isi kios tapi hanya bangunan saja, termasuk kantor UPT Pasar Kalodran yang kena dampak," katanya. Ditanya mengenai penyebab kebakaran Benbela mengatakan bahwa bila melihat kondisi KWH yang meleleh ada dugaan sementara kebakaran berasal dari instalasi listrik yang berada di kios yang terbakar, yaitu kios klontongan milik Masduki.

Karena itu untuk selanjutnya pihaknya akan meminta PLN agar memeriksa kembali kelayakan kabel di kios-kios sehingga ke depan korsleting listrik diharapkan tidak akan terjadi lagi. "Kita minta bantuan PLN supaya dicek lagi khawatir ada ketidaksesuaian antara tegangan dan kabel supaya kejadian ini tidak terulang kembali," tuturnya.

Kapolsek Walantaka AKP Atip Ruhyaman mengungkapkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Sementara kerugian juga belum dapat ia simpulkan. “Kami belum bisa menaksir kerugiannya berapa," ujarnya. (tohir)

Beri komentar


Security code
Refresh