Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 495 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 610 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 487 | Komentar

Baca


Penghuni Lapas Anak Wanita Diberi Pelatihan Membuat Zuppa Soup


SERANG - Ada situasi yang berbeda di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Wanita Klas IIB Tangerang pada Rabu (20/9). Para warga binaan di sana bisa berlama-lama berada di luar kamar untuk mengikuti sebuah acara.

Kegembiraan terlihat dari wajah para warga binaan di lapas tersebut saat menyambut kedatangan rombongan pengurus Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten yang dipimpin Adde Rosi Khoerunnisa.

Mereka berkumpul di Aula pada lapas tersebut untuk mengikuti pelatihan keterampilan. Ada dua pelatihan yang diberikan. Pertama pelatihan membuat Zuppa Soup yang dipandu pengurus BKOW Provinsi Banten dan kedua pelatihan membuat kerajinan tangan De'Coupage yang dipandu tim kreatif dari Al-Azhar BSD Tangerang.

Sebelum mengikuti pelatihan keterampilan, para warga binaan melakukan unjuk kebolehan pada saat acara pembukaan. Pertunjukan seni musik tradisional, tarian tradisional dan modern hingga yel-yel khas di lapas tersebut, membuat acara semakin meriah.

"Dengan keterbatasan sarana dan prasarana di sini, tapi Alhamdulillah anak-anak kami bisa memberikan yang terbaik hari ini," kata Kepala Lapas Anak Wanita Klas IIB Tangerang, Prihartati saat memberikan sambutan acara.

"Terima kasih kepada Ibu Aci dan rombongan yang peduli kepada anak-anak kami," sambung wanita yang dipanggil dengan sebutan 'Ibu Jeger' ini. Sementara, Adde Rosi Khoerunnisa, Ketua BKOW Provinsi Banten yang akrab disapa 'Ibu Aci' itu mengatakan, perempuan Banten wajib memiliki skill dan keterampilan agar bisa mandiri dan berkarya untuk mempunyai penghasilan sendiri dan menjadi kebanggaan.

"Tak terkecuali ibu-ibu, kakak-kakak dab adik-adik di sini (warga binaan) yang juga punya hak yang sama untuk diberdayakan, diberikan keterampilan supaya bisa bermanfaat ketika sudah selesai menjalani pembinaan nanti," ujarnya.

Aci juga berjanji akan kembali mengunjungi warga binaan di lapas ini untuk memberikan pelatihan salon. "Nanti Insya Allah selanjutnya kita bikin pelatihan salon ya. Saya lihat dari tadi yang tampil cantik-cantik, nanti biar tambah cantik lagi," tuturnya. (*/fikri)

Beri komentar


Security code
Refresh