Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 495 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 610 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 487 | Komentar

Baca


Menteri Pariwisata Puji Festival Tanjung Lesung


PANDEGLANG - Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) dive center di Tanjung Lesung Beach, Kabupaten Pandeglang. Rombongan kemudian meninjau Kampung 7 Wonders, Taman Bebegig dan Pasar Kolecer serta fasilitas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung.

"Tanjung Lesung itu salah satu kekuatannya ya wisata bahari, wajib punya dive center. Tanjung Lesung bawah lautnya juga indah. Saya sudah menjanjikan akan ada dive center sekarang akan mulai dibangun. Itu pernah dilakukan di Raja Ampat. Dibangunnya dive center di sekitar KEK Tanjung Lesung sebagai salah satu daya tarik.

Jadi nanti ketika sudah ada dive center ini, wisatawan mancanegara yang hobi diving tidak ragu lagi datang ke Tanjung Lesung," ujar Menpar Arief Yahya, Jumat (23/9). Menpar Arief juga menyebut Provinsi Banten yang unggul dari wisata bahari sangat tepat menggelar Festival Pesona Tanjung Lesung.

Event tersebut akan berdampak positif untuk mempercepat infrastruktur, terlebih pembangunan Marina yang sebelumnya sudah pernah diusulkan. “Ada dampak positifnya, pembangunan marina bagi yacht dan cruise di Tanjung Lesung akan lebih cepat harus disegerakan, terutama bagi kapal yacht. Pembangunan marina sendiri sudah ada didaftar untuk ditawarkan ke investor,” ujar Menpar Arief Yahya.

Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 ini mengangkat tema “Sport & Adventure”. Penyelenggaraan festival budaya yang dipadukan dengan wisata olahraga tersebut selain sebagai sarana efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Provinsi Banten juga sekaligus mempromosikan Tanjung Lesung yang ditetapkan pemerintah sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas atau ‘Bali Baru’.

Terkait aksesibilitas, kata Menpar, percepatan jalan tol ke Serang-Panimbang yang berjarak 83 km harus segera diselesaikan. “Kami tidak bisa menjual Tanjung Lesung jika jarak tempuh masih 5 jam dari Jakarta. Akses darat lain yaitu kereta api, akan dilakukan reaktivasi jalur rel kereta api Labuan hingga Panimbang,” kata Arief.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, percepatan pembangunan KEK Tanjung Lesung tengah dilakukan di antaranya pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 83,6 km yang akan mulai beroperasi pada 2018 dan rencana pembangunan jalan kereta api Rangkasbitung- Labuan yang akan mulai beroperasi pada 2020.

“Pembangunan infrastruktur untuk mendukung KEK Tanjung Lesung menjadi prioritas karena akan membudahkan wisatawan berkunjung ke destinasi unggulan ini,” kata Wahidin. Wahidin menjelaskan, potensi pariwisata Banten sangat besar, memiliki 1.166 daya tarik wisata (DTW) terdiri 344 DTW alam, 591 DTW sejarah dan budaya, dan 231 DTW minat khusus/buatan.

“Sektor pariwisata menjadi andalan Provinsi Banten. Laju pertumbuhan PDRB pariwisata Banten selama periode 2011-2015 rata-rata tumbuh 7,35 %,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, selain untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 juga sebagai sarana mendorong kesadaran masyarakat menjadikan event wisata ini mendunia.


“Kegiatan festival ini akan meningkatkan  roda perekonomian masyarakat,” kata Irna Narulita. Menurutnya, Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 akan mendorong tumbuhnya kesadaran dan antusiame masyarakat dalam membangun atraksi wisata unik dengan sentuhan lokal maupun dentifikasi nilai-nilai dan atribut lokal yang dapat dikemas menjadi atraksi wisata.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Banten Eneng Nurcahyati mengatakqn, kegiatan Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 akan dimeriahkan dengan Lomba Kolecer dan Bebegig atau orang-orangan sawah untuk mengusir hama sawah seperti burung hantu atau tikus pada 22-24 September 2017. (satibi)



Beri komentar


Security code
Refresh