Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 507 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 629 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 496 | Komentar

Baca


Pemkot Siapkan 20 Pengacara untuk Iman


CILEGON - Pemerintah Kota Cilegon memastikan akan memberikan bantuan hukum kepada Walikota Cilegon nonaktif Tb Iman Ariyadi dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sedikitnya 20 nama advokat akan diajukan kepada pihak keluarga. Adapun 20 pengacara yang disiapkan di antaranya dari Aris Suhadi dan Partners, H Syafei Djasmin-Mufti Rahman dan Rekan, Muhamad Yusuf SH LLM dan Rekan, Amister Sirait dan Associate, Kantor Pengacara Advokat dan Konsultan Hukum Ari Bintara.

Gusti Endra dan Rekan, Advokat Ari Bintara, Deni Ismail Pamungkas, Perhimpunan Advokat Indonesia (Bambang Hasanudin), Advokat dan Konsultan Hukum Praktisi (Akhmad Sari Hoeyib). Deddy Heriyadi dan Rekan, H Dedi Gazali dan Rekan, Kantor Hukum Moch Mulyadi.

Selain itu ada pula Dimyati-Budiman dan Partners, Faturrohman, Teguh Pinaryanto, Iron Fajrul Aslami, LBH Dharma Nusantar/Anda, Bambang Sudiarto, dan Bakat Tya Maya Yoga. Para advokat tersebut berasal dari wilayah Serang, Cilegon dan Jakarta.

Staf Ahli Walikota bidang Hukum Bambang Hariyo Bintan mengatakan, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 12 Tahun 2014 tentang Penanganan Kasus Hukum pada Kemendagri dan Pemerintah Daerah, Pemkot Cilegon dapat memberikan pendampingan hukum bagi Walikota Cilegon nonaktif dan Kepada BPMPTSP.  "Kita terus memonitor permasalahan ini. Secara normatif tim bantuan hukum Pemkot Cilegon selalu siap melakukan pendampingan terhadap permasalahan tersebut," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Bambang, dalam persoalan bantuan hukum ini, Pemkot Cilegon hanya bisa memberikan rekomendasi kepada pihak keluarga. Namun diterima atau tidaknya diserahkan langsung kepada keputusan keluarga. "Tapi terus terang kita harus berkoordinasi dengan keluarga.

Kita menyiapkan daftar-daftar nama advokat yang dianggap bisa dalam membantu permasalahan tersebut. Yang ada saat ini sebanyak 20 dan bisa saja bertambah dan akan kita sampaikan kepada pihak keluarga," ujarnya.

Sementara itu, kakak kandung Tb Iman Ariyadi yang kini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon Ratu Ati Marliati mengatakan, penawaran bantuan hukum dari Pemkot Cilegon itu akan dikomunikasikan dengan anggota keluarga yang lainnya. Sebab, keluarga besarnya juga sudah menyiapkan pengacara untuk menangani kasus yang menimpa Tb Iman Ariyadi.

"Nanti dikomunikasikan. Kami mengucapkan terima kasih karena sudah menawarkan. Keluarga juga sudah menyiapkan pengacara yang nantinya akan mengurus. Jadi, kami dari pihak keluarga sudah menyerahkan kepada kakaknya, karena Ibu (sebutan Ati untuk dirinya -red) tidak mengurusi masalah tersebut. Yang lebih tahu pak Tb Ade Hidayat," kata Ati. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh