Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 507 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 629 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 496 | Komentar

Baca


Banten Harus Taubat dari Korupsi


SERANG - Ketua Nahdlatul Ulama Kota Serang KH Matin Syarkowi mengatakan bahwa selama 17 tahun Provinsi Banten berdiri belum banyak perubahan signifikan yang dicapai oleh pemerintah daerah. Hal ini dapat dilihat dari tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan di Banten masih sangat tinggi.

Tidak hanya itu, pembangunan infrastruktur jalan di Banten juga masih banyak yang belum maksimal. Hal ini bisa dilihat banyak terjadi di wilayah Banten selatan. “Pembangunan infrastruktur saja masih jauh dari harapan,” kata Matin, Selasa (3/10).

Matin mengungkapkan bahwa ia melihat pembangunan di Provinsi Banten masih hanya nampak pada persoalan rutinitas saja. Kegiatan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten juga masih hanya sebatas kegiatan seremonial tanpa menyentuh substansinya.

Karena itu ke depan Pemerintah Provinsi Banten harus lebih melakukan kerja-kerja yang lebih substansial. “Kita bisa lihat soal pembangunan infrastruktur saja misalnya masih sangat tertinggal. Sarana pendidikan juga demikian,” katanya.

Yang paling penting dari itu semua, kata Matin, Banten harus berbenah dan bertaubat soal korupsi. Penangkapan pejabat-pejabat di Banten karena kasus korupsi, termasuk kasus terkahir yang melibatkan Walikota Cilegon Iman Ariyadi, mengungkapkan bahwa gurita korupsi masih menjadi ancama di Banten.

Sementara yang dirugikan akibat korupsi itu adalah masyarakat Banten sendiri. Karena itu ia menyerukan agar para pejabat di Banten dan semua pihak agar melakukan taubah korupsi.  “Walaupun demikian tetap saja harapan harus optimis,” katanya. (tohir)

Beri komentar


Security code
Refresh