Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 243 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 267 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 698 | Komentar

Baca


Banten Mampu Kalahkan Jakarta


TANGERANG- Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) optimistis dalam kurun waktu 10 tahun ke depan, pembangunan di Provinsi Banten mampu mengalahkan DKI Jakarta. Sebab, Banten memiliki potensi yang besar dan kaya sumber daya alam.

"Kita punya kandungan alam yang luar biasa. Pantai panjang, laut yang eksotis, budaya masyarakat yang berakhlakul karimah, religi, dan cagar budaya yang sarat nilai sejarah. Kita harus jadi supplier yang paling baik buat Jakarta ke depan.

Jakarta nanti sangat tergantung dengan Banten. Dalam waktu 10 tahun ke depan, (Banten) akan kalahkan Jakarta karena potensi itu," ujar WH saat membuka pameran Banten Expo 2017, di Indonesia Exhibition Convention (ICE) BSD, Tangerang, (16/11).

Menurut WH, keberadaan Bandara Internasional Soekarno Hatta dan wacana pembangunan Tol Serang-Panimbang menjadi salah satu infrastruktur potensial untuk menunjang perekonomian di Provinsi Banten. Banten juga memiliki sumber daya alam yang melimpah, sehingga dianggap mampu menopang kebutuhan warga Jakarta dengan jarak yang lebih ringkas. "Jakarta kalah sama kita, Jakarta punya apa sekarang? Orangnya padat, kita punya kebun, Jakarta tidak. Kita punya gunung, Jakarta tidak,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Gubernur Wahidin Halim menekankan agar momentum Banten Expo kali ini dapat merangsang dan meningkatkan semangat untuk membangun Banten lebih baik. "Jadi saya berani mengatakan bahwa Banten akan lebih baik dari pada hari ini. Konsep kita bagaimana mengejar ketertinggalan, namun kita harus berada di depan dengan visi maju, berperadaban, berdaya saing tinggi, kita berharap Banten ke depan jauh lebih baik," tegas mantan Walikota Tangerang dua periode ini.

Diketahui, Banten Expo 2017 digelar selama tiga hari, hingga Sabtu (18/11). Acara yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banten diisi sebanyak 200 stand pameran yang terdiri dari 107 stand OPD, 2 stand Pemprov Jawa Timur, 12 stand pemerintah kabupaten/kota, perusahaan dan perbankan 48 stand, sektor UMKM dan kuliner sebanyak 31 stand, serta organisasi sosial kemasyarakatan ada 4 stand.

Dalam kesempatan itu, Kepala Disperindag Banten Babar Suharso menerangkan bahwa Banten Expo 2017 menawarkan semangat kebersamaan dan keberagaman potensi. "Kami menawarkan semangat kebersamaan dan keberagaman potensi. Maka tagline yang diusung adalah, semua tentang Banten, temukan di Banten Expo," ucapnya.

Babar menjelaskan, ada empat segmen pokok yang ditampilkan dalam event tahunan itu yakni perdagangan, wisata, industri, dan investasi. Dengan menyajikan 4 segmen itu diharapkan terwujud dukungan bisnis perekonomian antar usaha mikro kecil (UMK) dengan usaha menengah dan besar. "Sekaligus terjalin hubungan industri hulu dan hilir, serta meningkatkan minat pengusaha dari luar negeri, dan pengenalan bagaimana bisnis berbasis digital," terangnya.

Babar menyampaikan bahwa pada event tahun ini pihaknya juga menyuguhkan forum bisnis yang akan mempertemukan pemerintah daerah dan pelaku usaha dari dalam maupun luar negeri yang meliputi dua forum, yakni forum Banten Business Outlook, dan Banten Investor Gathering. "Untuk menunjang itu, kami secara khusus menyediakan stand loket pelayanan terpadu dari berbagai instansi," katanya.

Babar menargetkan pada kegiatan kali ini transaksi hingga puluhan miliar rupiah, di antaraya untuk transaksi ritel ditargetkan minimal Rp 3 miliar, dedangkan non-ritel ditargetkan puluhan miliar rupiah.
“Kita menargetkan transaksi antara pengunjung dan peserta (Banten Expo), tapi yang lebih diharapkan terjadinya kerja sama bisnis yang lebih lanjut,” kata Babar.

Untuk mewujudkan hal tersebut, menurut Babar, Disperindag Banten sebagai penyelenggara telah mengundang 30 negara asing seperti dari Timur Tengah, Afrika, dan Eropa. Delegasi negara tersebut diharapkan bisa tertarik dengan produk UMKM dan lainnya yang ada di Banten Expo. “Para pelaku bisnis nanti mendengarkan paparan wakil gubernur, bupati dan walikota, juga melihat produk-produknya,” jelas Babar. (*/satibi/rahmat)

Beri komentar


Security code
Refresh