Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 243 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 267 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 698 | Komentar

Baca


Bangkai Kapal Tanker Terbakar


CILEGON - Bangkai kapal motor tanker dengan nama lambung MT Healthy yang tengah dipotong-potong di galangan kapal milik PT Harapan Teknik Shipyard di Desa Argawana, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, terbakar, Rabu (6/12). Api diduga berasal dari percikan alat las ketika proses pemotongan dilakukan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, kebakaran terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, 14 pekerja tengah memotong besi kapal untuk didaur ulang dan diproses kembali. Percikan api dari alat las seorang pegawai di bagian palka menyambar sisa-sisa bahan bakas yang ada dikapal. Api kemudian merambat dengan cepat. Sadar tak bisa melakukan apapun, 14 pegawai tersebut kemudian lari menyelamatkan diri.

Pada pukul 11.30 WIB, api berhasil dipadamkan dengan menggunakan alat pemadam kebakaran milik PT Harapan Teknik Shipyard. Tak ada yang terluka dalam insiden itu. Saat ini, kebakaran di MT Healthy tengah dalam penanganan Direktorat Kepolisian Perairan (Ditpolair) Polda Banten.

Dari data yang dihimpun, MT Healthy merupakan kapal yang pernah tersandung kasus penyelundupan 250 ton bahan bakar minyak (BBM) ilegal jenis solar pada tahun 2014 lalu dan sempat ditahan oleh Ditpolair Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Banten AKBP Tri Panungko mengatakan, pihaknya sudah memeriksa tiga orang saksi di antaranya mandor atas nama Kasmiri, pekerja atas nama Dadang, dan helper atas nama Abdulah. Dugaan sementara, kebakaran itu terjadi karena kecelakaan kerja.

"14 orang yang ada didalam kapal berhasil menyelamatkan diri, sehingga tidak ada korban jiwa," ujarnya.Kabid Keselamatan Berlayar dan Penjagaan Patroli Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Banten Diaz Saputra menyatakan belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh