Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 25 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Nurhasan Dampingi Vera, PKS Dukung Syafrudin


SERANG – Bendahara DPD Partai Gerindra Provinsi Banten Nurhasan dikabarkan telah final dipilih untuk mendampingi Vera Nurlaela Jaman di Pilkada Kota Serang tahun 2018. Meski demikian ada beberapa partai pendukung Vera yang keberatan dengan rencana itu.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Serang Amanudin Toha membenarkan keputusan menyandingkan Vera dengan Nurhasan sudah final. Ia mengklaim semua partai politik pendukung Vera sudah sepakat dengan keputusan tersebut. Khusus untuk Partai Demokrat telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk Vera dan Nurhasan. “Udah fiks Pak Nurhasan,” kata Aman, Selasa (9/1).

Aman mengungkapkan bahwa penunjukan Nurhasan sebagai wakil Vera tidak dipermasalahkan oleh partai politik pendukung koalisi gemuk yang digalang oleh Partai Golkar itu. Pasalnya hasil kesepakatan koalisi menyebutkan bahwa posisi wakil diserahkan kepada Vera dan semua partai pendukung akan menerima. “Rekom dari Demokrat bahkan sudah keluar berpasangan dan tinggal besok kita daftar ke KPU,” katanya.

Ketua PKP Indonesia Provinsi Banten Mujirohman mengatakan bahwa sejak semula partainya mengusung Vera di Pilkada Kota Serang. Karena itu PKP Indonesia akan terus mendukung Vera meski berdampingan dengan siapa pun. Selain itu PKP Indonesia hanya ingin mengusung Vera bila ditempatkan sebagai bakal calon wali kota bukan wakil wali kota. “Yang penting Bu Vera nomor 1. Kalau nomor 2 kita akan mundur dari koalisi,” ujarnya.

Ketua DPC PKB Kota Serang Wahyu Papat Juni Romadonia mengatakan bahwa ia telah menerima kabar bahwa Nurhasan disandingkan dengan Vera. Ia pun kemudian telah menyampaikan kepada pengurus pusat mengenai pendamping Vera tersebut dan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada DPP PKB apakah akan terus mendukung Vera atau mendukung calon lain. “Kalau kita di PKB gimana DPP,” ujarnya.

Sementara itu berdasarkan informasi yang didapatkan Banten Raya yang bisa dipercaya keputusan menyandingkan Vera dengan Nurhasan ditentang oleh dua partai politik pengusung Vera. Mereka memprotes keputusan tersebut karena sejak awal aspirasi dari partai koalisi adalah menyandingkan Vera dengan birokrat bukan politisi.

Vera dianggap belum menguasai persoalan pemerintahan sehingga harus ditunjang oleh pasangannya yang mengerti tentang dunia birokrasi. Karena itu keputusan ini dianggap sebagai keputusan sepihak dan mengesampingkan aspirasi yang mengemuka di antara partai politik pendukung. Apalagi beberapa partai politik yang menjadi pendukung seperti Demokrat, PKB, dan Nasdem memiliki banyak kursi sehingga sama-sama berhak menyodorkan calon yang mereka pilih untuk mendampingi Vera.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Serang Ratu Ria Maryana masih enggan menjawab ketika ditanya apakah Vera akan berdampingan dengan Nurhasan. Ia menyilakan Banten Raya untuk melihat sendiri siapa pendamping Vera saat daftar di KPU Kota Serang hari ini.

Saat ditanya mengenai adanya penolakan dari beberapa partai pendukung mengatakan masih yakin semua partai akan menyetujui siapa pun pendamping Vera. “Insya allah semua partai pendukung setuju dan insya allah hari ini rekom semua partai pendukung sudah ada,” kata Ria.

Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memutuskan untuk berpaling dari Ranta Soeharta, sosok yang diusungnya selama beberapa bulan terakhir dan mendukung pasangan bakal calon kepala daerah Kota Serang Syafrudin – Subadri.

“Situasi besok terakhir pendaftaran ke KPU, keputusan PKS untuk mengusung Syafrudin dan Subadri. Keputusan ini sudah ditetapkan,” ujar Ketua DPW PKS Banten Miftah dalam konferensi pers di kantor DPW PKS Provinsi Banten, Selasa (9/1).

Menurut Miftah, dinamika politik di Kota Serang luar biasa berbeda dengan daerah lain. Menurutnya dinamika politik tersebut sangat menguras tenaga dan fikiran. “Kami pertama, sebelumnya mengucapkan terima kasih ke pak Ranta, karena situasi politik yang tidak memungkinkan hingga akhir waktu belum memiliki pasangan PKS berubah mengusung,” paparnya.

Adapun pertimbangan PKS melabuhkan dukungannya kepada pasangan yang sudah didukung oleh PPP, PAN, dan Hanura tersebut karena merasa lebih dekat dan menilai pasangan tersebut berkompeten.
Dalam kesempatan yang sama, bakal calon Walikota Serang Syafrudin mengaku berterima kasih yang sebesar-besarnya atas keputusan PKS tersebut.“Dengan tidak disangka karena waktunya sudah mepet. Mungkin ini takdir, dan PKS memiliki visi dan misi yang sama,” paparnya.

Sementara itu bakal calon wakil walikota Serang Subadri mengaku merasa senang sekaligus tenang dengan keluarnya keputusan dukungan tersebut kepada dirinya.“Kemarin malam secara pribadi belum bisa tidur, masih memikirkan, kalau PKS gak ke kita, kita mikir keras gimana garus menang,” ujarnya.Subadri menganggap dirinya dan Syafrudin bukan orang lain bagi PKS. Karena itu, dirinya meyakini akan mendapatkan dukungan sepenuhnya dari partai tersebut. (tohir/rbnn)

Beri komentar


Security code
Refresh