Politik

Indonesia Kecam Serangan Militer Israel

News image

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bereaksi keras atas aksi militer yang ...

Politik | Jumat, 11 Juli 2014 | Klik: 2069 | Komentar

Baca

MenPAN Tantang Presiden Baru

News image

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) ...

Politik | Jumat, 4 Juli 2014 | Klik: 1894 | Komentar

Baca

Anggoro Divonis 5 Tahun, Kaban Terbukti Nyogok

News image

JAKARTA – Terdakwa perkara dugaan suap proyek pengadaan revitalisasi sistem ...

Politik | Kamis, 3 Juli 2014 | Klik: 1710 | Komentar

Baca


Dipukuli Pacar Ibunya, Bocah 2,5 Tahun Tewas


Tangsel-
Tragis nasib Adnan Al Ghazali. Bocah 2,5 tahun ini tewas mengenaskan setelah mendapat sisksaan dari MW (32) pada Selasa (15/11), yang merupakan kekasih ibu kandungnya, Desti Wulandari.

Berdasarkan informasi, kejadian bermula ketika Adnan dijemput oleh MW dan ibunya di rumah kakeknya Bintaro Permai, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Kemudian bersama ibunya, korban diajak ke rumah pelaku di Jalan Panti Asuhan RT 001/012 Kampung Ceger Kelurahan Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Saat itu, Desti Wulandari ibu korban bercerita bila Adnan anaknya itu sering berperilaku nakal dan memakinya dengan perkataan kasar. Tersangka MW kesal mendengar cerita Desti Wulandari. Tanpa pikir panjang, MW memukuli bocah malang usianya belum genap 3 tahun tersebut.

"Mendengar cerita sang ibu yang juga pacar pelaku, tersangka kesal dan langsung memukul dengan tangan kosong," kata Kapolres Tangsel, Ajun Komisaris Besar (AKBP) Ayi Supardan di Mapolres Tangsel, Bintaro, Rabu (16/11).

Kapolres menambahkan, tersangka memukul korban hampir di seluruh bagian badan, tangan, badan dan kepala dengan tangan kosong. Akibat pemukulan tersebut, sekujur tubuh Adnan mengalami luka memar.
Tak berapa lama setelah dipukuli, Adnan mengalami sesak nafas. Melihat kondisi anaknya yang semakin parah, ibu kandung korban dan pacarnya membawa Adnan ke RS Sari Asih Ciledug untuk mendapat pertolongan pertama.

Tak dapat ditangani, Adnan kemudian dirujuk ke RSU Kota Tangsel di Pamulang. Namun, setelah dilakukan perawatan pertama, Adnan menghembuskan nafas terakhirnya. Kini, jasad Adnan masih berada di RSU Kota Tangsel setelah selesai divisum sementara.

"WM ditetapkan sebagai tersangka. Kami juga sudah memeriksa Ibu kandung korban (Desti Wulandari), kakek korban (Sardanih), tante korban (Herlina) dan perawat dari klinik, RS Sari Asih dan RSU Tangsel. Barang bukti berupa visum et repertum luka dan foto korban," kata Kapolres.

Aras perbuatannya, tersangka dijerat tiga pasal berlapis, yakni Pasal 80 Ayat (3) U No 35 Tahun 2014 Perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (kekerasan terhadap anak dibawah umur) dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan atau Pasal 338 KUJP tentang Pembuhunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan menyebabkan meninggal dunia dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh