Politik

Indonesia Kecam Serangan Militer Israel

News image

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bereaksi keras atas aksi militer yang ...

Politik | Jumat, 11 Juli 2014 | Klik: 2036 | Komentar

Baca

MenPAN Tantang Presiden Baru

News image

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) ...

Politik | Jumat, 4 Juli 2014 | Klik: 1866 | Komentar

Baca

Anggoro Divonis 5 Tahun, Kaban Terbukti Nyogok

News image

JAKARTA – Terdakwa perkara dugaan suap proyek pengadaan revitalisasi sistem ...

Politik | Kamis, 3 Juli 2014 | Klik: 1674 | Komentar

Baca


Sebelum Didor, Begal Bawa Kabur 4 Motor


CILEGON
- Sebelum dilumpuhkan timah panas, dua begal yang dibekuk oleh anggota Satuan Reskrim Polres Cilegon, Selasa (14/3) malam, ternyata berhasil membawa kabur empat motor dua hari sebelumnya.
Karim, dan Muhammad Rahman Tanjung, warga Lampung Timur, Kabupaten Lampung berhasil menggondol empat motor itu dari wilayah Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon. Karim diketahui tewas ditembak petugas setelah melawan dengan cara menembaki aparat saat ditangkap.

Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Muhammad Ridzky Salatun mengatakan, kedua pelaku sudah dipantau oleh tim reskrim Polres Cilegon, karena keduanya sudah sering melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor"Mereka berhasil mengambil empat unit sepeda motor diantaranya Honda CBR warna merah di Cibeber, yang kedua di Honda Beat Pop warna pink, kemudian tanggal 14 Maret mengambil 2 unit kendaraan bermotor Honda Beat A 332 WT warna biru putih dan Honda Beat Pop warna hitam A 6124 HQ," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Ridzky menjelaskan aksi kejahatan kedua pelaku bisa diketahui karena adanya laporan aksi pembegalan dengan menggunakan sejata api di wilayah Perumahan Arga Baja, Kelurahan Kotabumi, Kecamatan Grogol."Pada Selasa malam sekitar jam 18.30 WIB, keduanya melakukan pencurian di Arga Baja dengan menodongkan senjata api ke korbannya, tapi mereka gagal. Kemudian kita mendapatkan laporan mereka kembali beraksi di wilayah Cibeber," jelasnya.

Ridzky mengungkapkan, Karim dan Muhammad Rahman Tanjung dikenal sadis dan tak mengenal rasa iba pada tiap korban-korbannya. "Mereka adalah komplotan. Pelaku yang meninggal kemarin (Karim-red) dikenal cukup lincah dan sulit dicari. Mereka selalu membawa pistol rakitan saat beraksi. Dari tangan komplotan ini kita dapatkan dua buah senjata api rakitan," ungkapnya.

Jenazah Karim saat ini masih di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) Cilegon. Sedangkan Muhammad Rahman Tanjung sudah dibawa ke Mapolres Cilegon setelah mendapatkan perawatan medis. "Setelah proyektilnya diangkat, dia kita giring ke Polres Cilegon, untuk kita periksa," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Personel Satuan Reskrim Polres Cilegon menembak dua orang diduga begal bersenjata api di Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Kedua pelaku tepaksa dilumpuhkan petugas lantaran melawan saat akan ditangkap, Selasa (14/3) malam sekitar pukul 21.30 WIB. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh