Politik

Indonesia Kecam Serangan Militer Israel

News image

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bereaksi keras atas aksi militer yang ...

Politik | Jumat, 11 Juli 2014 | Klik: 2210 | Komentar

Baca

MenPAN Tantang Presiden Baru

News image

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) ...

Politik | Jumat, 4 Juli 2014 | Klik: 2022 | Komentar

Baca

Anggoro Divonis 5 Tahun, Kaban Terbukti Nyogok

News image

JAKARTA – Terdakwa perkara dugaan suap proyek pengadaan revitalisasi sistem ...

Politik | Kamis, 3 Juli 2014 | Klik: 1824 | Komentar

Baca


Berkas Diserahkan, Iman Disidang Kamis


SERANG
-  Walikota Cilegon nonaktif Tubagus Iman Ariyadi akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Serang sebagai terdakwa perkara suap izin analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) pembangunan Transmart di Cilegon, Kamis pekan ini.

Panitera Muda (Panmud) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) PN Serang Nur Fuad mengatakan, tim penuntut umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melimpahkan berkas Walikota Cilegon nonaktif, Tubagus Iman Ariyadi dan dua terdakwa lainnya,

yaitu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira dan pihak swasta, Hendri. "KPK sudah melimpahkan berkas tiga tersangka kasus dugaan suap amdal transmart kepada kami. Salah satu berkasnya atas nama pak Iman Ariyadi," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Nur Fuad, dalam pelimpahan tersebut, KPK menyerahkan tiga berkas. Setelah dilakukan pemeriksaan, berkas ketiga tersangka sudah dinyatakan lengkap dan telah dilaporkan ke Ketua PN Serang, Sumantono untuk disusun jadwal sidangnya, pekan depan nanti atau Kamis (8/2) mendatang. "Sudah kami laporkan juga ke ketua (Ketua PN Serang-red). Mengenai jadwal sidang dan majelis yang ditunjuk untuk menangani perkara. Mungkin besok sudah tahu penentuan jadwal sidangnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Nur Fuad menegaskan, saat ini Iman ditahan di Rutan Klas II B Serang. Sedangkan Dita dan Hendri ditahan di Lapas Klas II A Serang sejak 19 Januari 2018 lalu. Berdasarkan surat dakwaan KPK, Iman, Dita dan Hendri didakwa sebagai penerima suap amdal Mal Transmart Kota Cilegon. "Ketiga ditahan dua tempat berbeda, pak Iman di rutan dan dua lainnya di lapas," tegasnya.

Untuk diketahui, KPK menetapkan enam tersangka kasus dugaan suap proses perizinan Amdal Transmart Kota Cilegon sebesar Rp1,5 miliar yaitu Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi, Direktur Utama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon Tubagus Donny Sugihmukti, Kepala DPMPTSP Ahmad Dita Prawira, Projek Manager PT Brantas Abipraya, Bayu Dwinata Utama. Legal Manager PT KIEC, Eka Wandoro dan Hendy selaku pihak swasta.

Pada tahun 2018 ini, KPK sudah melakukan sidang Tipikor di PN Serang dan telah memanggil sedikitnya 24 saksi baik dari KIEC, Cilegon United Football Club (CUFC). Dari ke 24 saksi itu, salah satunya yaitu Iman Ariyadi. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh