Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 617 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 424 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 536 | Komentar

Baca


Tersangka Teroris Jadi 20 Orang

MEDAN-Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri memastikan seluruh tersangka yang tertangkap hidup akan secepatnya diterbangkan ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Hal itu diungkapkan Bambang Hendarso, Selasa, (21/9) pagi, di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, Sumatera Utara, saat menjenguk 2 tersangka yang masih menjalani perawatan yakni Ridwan dan Safrizal Surya.

Kata Kapolri, saat ini tim Detasemen Khusus (Densus) Mabes Polri masih terus menyebar di sejumlah wilayah Sumatera Utara memburu 15 tersangka lain yang belum tertangkap. “Pengejaran para tersangka teror terus dilakukan. Sementara para tersangka yang kita amankan masih diperiksa. Rencananya, seluruh tersangka akan kita boyong ke Jakarta,” ujarnya.

Tahap penyelidikan dilakukan di Jakarta sampai kasusnya dilimpahkan ke pengadilan di Jakarta. “Penyidikan lanjutan hingga pengadilan akan dilanjutkan di Jakarta. Sementara beberapa petugas masih akan di sini yakni mengejar para tersangka lain yang kita yakini masih berada di sini,” ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, selain 5 tersangka yang terpantau di rumah sakit Bhayangkara, kini 15 tersangka lain masih dalam pengawasan Tim Densus 88 Mabes Polri di sebuah tempat rahasia.

Upaya penangkapan para pelaku terorisme yang dilaksanakan Densus 88 tidak hanya berlangsung di dalam negeri. Beberapa anggota Densus saat ini juga berada di luar negeri untuk memburu teroris.

Sebelumnya, Bambang Hendarso Danuri menyatakan, upaya mengatasi masalah terorisme terus dilakukan Polri, dalam hal ini melalui Densus. Pendalaman-pendalaman informasi dilakukan untuk memburu para tersangka. “Saat ini ada anggota Densus yang sedang berada di luar negeri untuk penanganan masalah terorisme ini, jadi upaya penanganan tidak hanya di dalam negeri saja,” bebernya.

Menurut Kapolri ada beberapa hal yang ditelusuri Densus. Terutama mengenai senjata yang dipasok para teroris ke Indonesia. Dalam kasus terakhir diketahui senjata dipasok melalui Filipina. Sekarang ada negara lain yang dijadikan pemasok. Hal inilah yang terus dipantau.

20 TERSANGKA

Hingga saat ini dari 33 tersangka teroris yang sudah teridentifikasi berada di Sumatera Utara, dari 18 tersangka yang sudah ditangkap, bertambah menjadi 20 orang yang berhasil ditangkap, Senin (20/9) sore.

Dua tersangka lagi dibekuk di kawasan Kelurahan Sei Mati Medan Labuhan.Namun belum ada keterangan resmi mengenai tertangkapnya kedua tersangka baru itu.

Informasi yang dihimpun di RS Bhayangkara, kedua tersangka tersebut dibawa Densus ke RS Bhayangkara, Selasa (21/9) pagi. “Memang ada tadi pagi dua orang lagi yang dibawa Densus kemari,” ujar petugas medis RS Bhayangkara yang tidak mau disebutkan namanya.

Dari keterangannya, kedua tersangka yang dibawa tersebut menderita luka tembak di bagian paha dan hanya dibersihkan, sedangkan pelurunya tidak dikeluarkan. “Dua tersangka laki-laki, cuma hanya dibersihkan luka bekas tembakan, ” tambahnya.

Kemudian kedua tersangka langsung dibawa pergi.

HANCURKAN TULANG BELULANG

Penembakan yang diletuskan Tim Densus 88 kepada tiga teroris yang juga perampok Bank CIMB Niaga Jalan Aksara Medan telah membuat hancur tulang belulang tersangka.

Antara dua hingga empat peluru menembus tulang bagian dada dan punggung tersangka yang tewas. Karena itu, hingga kemarin tim forensik masih mencocokkan tulang belulang tersebut.

“Mereka mengalami luka tembakan yang menghancurkan tulang belulang,” kata Ahli Forensic RSU Dr Pirngadi Medan, Prof Dr Amar Singh kepada wartawan di RS Bhayangkara.

Amar Singh menerangkan, para tersangka perampok Bank CIMB Niaga Jalan Aksara Medan mengalami dua hingga empat tembakan. “Saat kejadian, tersangka masih dalam keadaan hidup,” jelasnya.(jpnn/alt)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir