Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 383 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 484 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 390 | Komentar

Baca


SBY Resmikan 21 Proyek MP3EI


JAKARTA
- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan 21 proyek dan tujuh groundbreaking proyek-proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Peresmian keseluruhan proyek tersebut dilaksanakan di Jakarta Convention Center, Jumat (5/9).


Berdasarkan validasi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) yang dilaporkan Menko Perekonomian Chairul Tanjung, investasi yang sudah terealisasi sebesar Rp 860,3 triliun yang terdiri dari 383 proyek. Angka merupakan realisasi  tiga tahun pelaksanaan MP3EI, yakni 2011 hingga Agustus 2014. Dari proyek-proyek tersebut, 174 diantaranya berada di sektor riil dengan total investasi Rp 441,2 triliun. Kemudian, 209 proyek infrastruktur dengan total investasi sebesar Rp 422,3 triliun. "Kita diajari, di era globalisasi ini harus pandai-pandai mendapatkan kesempatan. Semoga MP3EI lebih dari hanya mendapatkan, tapi menciptakan kesempatan," ujar Presiden dalam sambutannya.

MP3EI, lanjut Presiden SBY, berperan penting dalam pembangunan konektivitas dalam konteks regional dan global. Asia, termasuk ASEAN, tumbuh menjadi pilar tertinggi dalam perekonomian dunia. Oleh karena itu, percepatan konektivitas di kawasan tersebut menjadi amat penting. "Ketika saya menganalisis dan mencoba memahami konsep besar ini, agar Asia terhubung satu sama lain, maka kewajiban kita memastikan terlebih dahulu bahwa negara kita harus terhubung dengan baik," tegasnya.

Usai memberikan sambutan, Presiden SBY melakukan percakapan melalui vide atau video conference dengan enam gubernur yang mewakili koridor ekonomi dalam MP3EI. Mereka adalah Gubernur Papua Lukas Enembe, Gubernur NTB Zainul Majdi, dan Gubernur Sulawesi Tenggara Longki Djanggola. Kemudian, Gubernur Kalimatan Barat Cornelis, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Dalam kesempatan itu, ia juga menitip program MP3EI kepada presiden terpilih Joko Widodo. MP3EI sudah berjalan sejak 2011 dan akan berakhir pada 2025. Ia berharap Jokowi dapat melanjutkan program itu selama masa pemerintahannya. "Saya titip pada Pak Joko Widodo, presiden kita mendatang, agar apa yang telah kami capai dalam rangka pembangunan MP3EI dapat dilanjutkan karena masih ada 11 tahun lagi," kata Presiden.

MP3EI bertujuan mempercepat dan meratakan pembangunan di seluruh Indonesia dan membangun konektivitas. Proyek-proyek MP3EI meliputi, antara lain, pembangunan infrastruktur dan sektor riil. "Pak Jokowi jangan khawatir tidak kebagian pekerjaan dan tugas. Bapak mendengar permintaan dari para gubernur itu untuk kemajuan saudara-saudara kita di seluruh Indonesia. Sebagi pemimpin, kita dengar mereka dan wujudkan impian harapan mereka semua," imbuh Presiden. Presiden terpilih Jokowi hadir dalam acara ini, juga menyimak percakapan Presiden SBY melalui konferensi video dengan para gubernur yang mewakili enam koridor MP3EI. Dalam kesempatan ini, Presiden SBY juga mengajak para pelaku bisnis asing untuk mengambil kesempatan berinvestasi di Indonesia. "Ada kesempatan untuk investasi sekitar 500 miliar dolar AS dan sebuah studi menjelaskan pada 2030 ada investasi sesuai dengan permintaan di Indonesia mencapai 1,8 triliun dolar AS," ujar Presiden. (jpnn)

Komentar Terakhir