Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 847 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 566 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 692 | Komentar

Baca


Caleg NasDem Dilaporkan ke Panwaslu


SERANG
- Salah seorang caleg DPRD Kabupaten Serang Dapil IV nomor urut I dari Partai NasDem, Yayan Sofyan dilaporkan ke Panwaslu Kabupaten Serang karena diduga melakukan money politic.

Laporan tersebut dilakukan oleh Pengurus KNPI Kecamatan Anyar, Sabtu (19/4) kemarin. Selain membawa alat bukti berupa amplop berisi uang Rp 25.000 dan kartu nama caleg tersebut, KNPI juga membawa dua orang saksi. Menurut Sekretaris KNPI Kecamatan Anyar, Imanudin, melalui tim pemenangannya, Yayan disinyalir melakukan praktek money politik saat hari Selasa (8/4) menjelang hari pelaksanaan pencoblosan Pemilu Legislatif (Pileg).

Dalam laporannya ke Panwaslu, Iman juga mengaku pihaknya membawa serta pelaku yang menyebarkan uang money politik dari Caleg NasDem tersebut. "Awalnya kami melakukan investigasi, terkait dugaan praktek money politik yang dilakukan oleh para caleg di wilayah Kecamatan Anyar. Akhirnya kami mendapatkan pengakuan ikhlas dari salah seorang pelaku yang membantu caleg untuk melakukan money politik ini. Setelah kami ajak berdiskusi dan membangun kesadaran bersama bahwa money politik adalah kejahatan besar dalam demokrasi, akhirnya tim sukses caleg ini yang juga menjadi pelaku menyebaran money politik, siap memberikan kesaksian dan membantu laporan kami ke Panwaslu," jelas Iman.

Iman menjelaskan, ada banyak saksi yang siap membuka praktek money politik yang dilakukan caleg tersebut. "Untuk laporan ini, kami membawa dua saksi kunci, baik yang menerima amplop, maupun yang menyebarkan amplop. Saksi yang menyebarkan amplop itu juga mengaku secara tegas, bahwa melakukan tindakan tersebut atas perintah dari caleg yang bersangkutan, dengan meminta masyarakat agar memilih caleg itu pada Pemilu kemarin," tegas Iman.

Selain laporan kepada Panwaslu Kabupaten Serang, KNPI Anyer juga telah mendorong kasus tersebut di tingkat Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). "Sudah diproses juga kasus ini di Panwascam, bahkan caleg tersebut sudah dipanggil oleh Panwascam untuk klarifikasi, tetapi sampai saat ini belum datang. Karena itu, kami berharap Panwaslu Kabupaten dan Gakumdu bisa lebih serius lagi memproses kasus tersebut," imbuh Iman. Sementara itu, Ketua Panwaslu Kabupaten Serang, Sabihis mengaku telah menerima laporan politik uang tersebut.

Dikatakannya, Panwaslu akan serius menindaklanjuti laporan tersebut. Mereka akan berupaya membuktikan dengan mendalami laporan serta mengumpulkan segala bukti-bukti. "Laporan sudah diterima, nanti sedang dikaji dulu," ujar Sabihis, melalui pesan singkat. Ketua Panwascam Kecamatan Anyar, Ansor, juga mengaku bahwa pihaknya menerima laporan tersebut dari organisasi KNPI Kecamatan Anyar. Pihak KNPI Anyar juga membawa serta dua orang saksi yang mengaku sebagai penerima dan pelaku money politik dari caleg Partai NasDem Yayan Sofyan. "Ya, kita menerima laporan dari warga adanya dugaan money politik yang terjadi di Kampung Kareo, Desa Sindangkarya, Kecamatan Anyar. Saksi dan barang buktinya ikut dilampirkan juga," ujarnya. (ichan)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir