Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 368 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 277 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 357 | Komentar

Baca


Prabowo: Dukungan PPP Revolusioner


JAKARTA
- Calon Presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto kian bersemangat setelah mendapat dukungan resmi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk bertarung di pilpres mendatang. Bahkan Prabowo menyebut PPP sudah menempuh langkah revolusioner dengan memberikan dukungan kepada dirinya. "PPP pada tahun politik ini telah melakukan langkah-langkah yang bisa dikatakan revolusioner, di luar kebiasaan politik di Indonesia. Sebelum pileg selesai, mereka sudah menyatakan berpihak kepada Prabowo Subianto," kata Prabowo di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Jumat (16/5).

Langkah revolusioner yang dimaksud Prabowo adaah ketika Ketum PPP Suryadharma Ali hadir di kampanye nasional Gerindra di Gelora Bung Karno. Ketika itu Surya menyatakan dukungan terhadap penccapresan Prabowo. Meski sempat menjadi konflik di internal PPP, akhirnya dukungan tersebut memang hinggap ke Prabowo. Langkah revolusioner lainnya yang dikatakan Prabowo adalah dukungan yang diberikan oleh PPP terhadap dirinya diberikan tanpa syarat apapun. PPP tidak meminta jatah kursi menteri dan juga tidak mengajukan nama cawapres. "Dan setelah itu langkah lain adalah menyatakan dukungan sampai sekarang tanpa syarat dan tanpa meminta apa-apa," ujar Prabowo.

Ketua Umum PPP Suryadharma Ali (SDA)  mengatakan, para ulama dan kiai sepuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menaruh harapan besar agar Prabowo Subianto bisa memperbaiki moral dan mental sebagian masyarakat jika terpilih sebagai presiden dalam pilpres 9 Juli mendatang. Dikatakan SDA, para ulama berpesan agar Prabowo dapat mengemban tugas luhur untuk memperbaiki pendidikan, kesehatan, pertanian, kemandirian pangan dan energi, serta pembangunan hubungan lintas agama. "Para ulama juga menggarisbawahi, kerusakan terjadi saat ini, khususnya moral, mental dari sebagian masyarakat kita hendaknya jadi perhatian," kata SDA.

Dikatakan, para ulama dan masyarakat berkeyakinan banyak masalah bangsa ini dapat diselesaikan oleh Prabowo Subianto. Karena itu dia mengajak segenap masyarakat khususnya kader dan simpatisan PPP memenangkan Prabowo dalam Pilpres mendatang. "PPP berharap prabowo dapat menuntaskan berbagai persoalan. Tidak mudah memang, satu periode gak cukup, karena itu kita harus menangkan periode pertama untuk melanjutkan ke periode kedua," ajaknya. Sementara itu,  Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengklaim dukungan partainya ke Prabowo Subianto yang diusung Gerindra sebagai calon presiden pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 sudah bulat. Sehingga tidak ada lagi internal partainya yang mempermasalahkan. "Enggak ada yang mempersalahkan. Suara resmi PPP, Ketum dan Sekjen, kita serahkan ke Prabowo," kata Romy.

Ketua Komisi IV DPR RI itu juga menegaskan, partainya tidak mengajukan nama cawapres yang akan mendampingi mantan Danjen Kopassus itu bertarung dalam Pilpres 9 Juli nanti. "Kita tak ajukan nama," tegasnya. Namun demikian, untuk pendamping Prabowo nantinya, PPP akan dilihat dari sisi aksebtabilitas dan elektabilitas calon yang akan jadi pasangan tepat bagi Prabowo sesuai figur yang dibutuhkan. Hanya saja Romy mengaku belum ada kandidat meski sudah beberapa kali bertemu elit PKS dan PAN yang juga mendukung Prabowo. "Pertimbangan cawapres, kandidat belum, beberapa kali bertemu PKS dan PAN. Pak Surya (Ketum PPP Suryadharma) tanpa persyaratan dan transaksional. Jadi PPP siapapun pilih Pak Prabowo," jelasnya. (jpnn)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir