Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 7 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 84 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 58 | Komentar

Baca


Berita Utama

SERANG - Pemprov Banten melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memanggil Kasubag Aspirasi pada Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Banten Eki Baehaqi, Kamis (5/2). Eki pun memenuhi panggilan yang berlangsung di kantor BKD Banten. Eki hadir didampingi Kabag Kepegawaian Setwan Banten Gunawan.

Eki dimintai klarifikasinya oleh penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dari BKD dan perwakilan Inspektorat. Dalam pemanggilan tersebut, Eki diperintahkan (disuruh) untuk menyampaikan permintaan maaf secara tertulis yang ditujukan kepada Plt Gubernur Rano Karno dan Sekda Kurdi Matin.

Kabid Disiplin dan Kesejahteraan Pegawai pada BKD Banten Tubagus Faisal saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Eki diminta menyampaikan permintaan maaf. “Permintaan maaf itu menjadi faktor meringankan (sanksi-red) saja. Tapi proses sanksinya tetap berlanjut,” ujar Faisal melalui sambungan ponsel.

Faisal mengatakan, perbuatan yang dilakukan Eki masuk kategori disiplin berat. Sanksi yang akan dijatuhkan Eki akan dibahas lagi melalui rapat tim yang terdiri dari sekda, para asisten daerah (asda), kepala biro hukum, kepala inspektorat, dan kepala BKD. “Rapat tim dijadwalkan minggu depan. Plt gubernur tidak ikut membahas, tapi tim yang saya sebutkan tadi, artinya baperjakat lengkap lah.” jelasnya.

Faisal menjelaskan, sanksi terberat dalam disiplin PNS bisa sampai pembebasan jabatan atau nonjob. “Tapi karena sudah mintaa maaf. Mungkin saja ada kebijakan dari pimpinan. Tapi nanti itu terserah tim yang membahas,” ungkapnya.

Ditemui terpisah, Eki Baehaqi membenarkan dirinya membuat permohonan maaf. Menurut Eki, dirinya siap menanggung resiko dan konsekuensi atas apa yang telah dilakukannya.“Saya konsekuen dengan apa yang saya perbuat. Berani berbuat, berani bertanggung jawab,” ujarnya singkat.

Surat permohonan maaf Eki dibuat dua rangkap. Satu untuk Plt gubernur, satu lagi untuk sekda. Surat itu ditembuskan ke Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Ketua BKD Cepi Syafrul Alam, Kepala Setwan Banten Iman Sulaiman, dan sejumlah redaksi media massa.

Dalam isi suratnya Eki menyatakan, permohonan maaf yang sebesar-besarnya dari hati yang paling dalam kepada bapak sekda Banten, karena kelalaian saya telah melakukan tindakan yang diluar akal sehat.
Mantan Kasubag Protokol Setwan DPRD Banten tersebut berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut dan akan melaksanakan amanah yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya sebagai Kasubag Aspirasi pada Setwan DPRD. "Harapan saya semoga Pak Sekda menerima permohonan maaf dan atas dasar kebijakannya sekiranya dapat kembali memberikan kesempatan kepada saya untuk memperbaiki dan melaksanakan amanah di posisi baru sebagai kasubag aspirasi," ujar Eki dalam surat permohonan maaf yang ditulis di atas materai.

Diberitakan sebelumnya, kesal dengan kebijakan Plt Gubernur melakukan rotasi dan mutasi, Eki Baehaqi membakar surat undangan pelantikan pejabat struktural di lingkungan Pemprov Banten yang dilaksanakan pada Selasa (3/2). Eki menilai, mutasi dan rotasi pejabat eselon III dan IV tidak sesuai kompetensi, lantaran banyak pejabat yang kinerjanya buruk mendapatkan posisi strategis.

RANO ANCAM BERI SANKSI
Plt Gubernur Banten Rano Karno saat dikonfirmasi mengancam akan memberikan sanksi kepada Eki Baehaqi atas perbuatanya membakar surat undangan pelantikan. "Setiap kegiatan pasti ada yang kecewa atau tidak suka. Terkait sanksi tentunya pasti akan ada sanksi," tegasnya.“Nanti saja kita lihat,” jawab Rano ketika ditanya apa sanksi yang akan diberikan untuk Eki.

Sekda Banten Kurdi Matin mengaku sudah menerima surat permintaan maaf dari Eki Baehaqi. Kurdi mengatakan akan mempertimbangkan sanksi seperti apa yang akan diberikan. "Suratnya sudah saya terima tadi (kemarin siang-red). Dia meminta maaf atas kesalahannya. Namun sanksi tetap akan diberikan tergatung sejauh mana perilakunya ke depan," katanya. (rahmat)
SERANG – Praktisi film Samsudin Nur Munandi, mengatakan Banten layak menjadi tuan rumah untuk ajang internasional Festival Film Indonesia (FFI) pada Desember 2015 nanti. Menurutnya, Banten banyak memiliki potensi yang mendukung tidak hanya dalam hal lokasi, tetapi juga sumber daya manusianya yang kreatif. “Banten sangat layak jadi tuan rumah FFI,” katanya usai acara diskusi yang bertajuk “FFI Pantaskan Banten Menjadi Tuan Rumah?” yang diselenggarakan Forum Komunitas Film Banten (FKFB), di Rumah Dunia, Kota Serang, Kamis (5/2).

Samsudin menilai sudah saatnya Banten menjadi tuan rumah bagi perayaan tahunan ini. “Bisa dibilang saya ini panita FFI seumur hidup. Saya sudah lama berkecimpung dalam FFI. Ternyata banyak film-film komunitas dari Banten pada ajang FFI tahun lalu. Ini bukti bahwa Banten punya orang-orang kreatif,” ujarnya. “Selain Rumah Dunia, di Banten juga ada komunitas FKFB yang merupakan gabungan dari banyak komunitas film di Banten, ini potensi yang sangat besar,” kata Samsudin.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Ekomoni Kreatif berbasis media, Iqbal Alamsyah mengatakan hal yang sama. “Sebagai orang yang awam dalam dunia perfilman, tentu kalau ditanya apakah Banten layak jadi tuan rumah bagi FFI, saya jawab, Banten layak!” katanya.  Iqbal mengungkapkan, jika FFI jadi diadakan di Banten, “Tentu ini bakal menumbuhkan ekonomi kratif lainnya. Dan dampaknya akan besar bagi industri kreatif kecil dan menengah,” ujarnya. “Saya ucapkan selamat kepada semua. Mudah-mudahan tahun ini menjadi titik awal Banten untuk terus maju dan kreatif,” paparnya.

Perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Banten, Deden Indrawan mengaku sudah menganggarkan dana dari APBD untuk ajang FFI 2015 ini. “Bukan hanya Disbudpar, tapi bebreapa instansi di provinsi juga bakal menganggarkan. Tapi untuk berapa jumlahnya kami belum bisa memberitahukan,” katanya. Deden mengaku sangat berterima kasih atas insiatif FKFB yang sudah melakukan kegiatan semacam ini. “Kalau soal tempat di mana FFI akan berlangsung, belum kami tentukan,” katanya.

Pendiri Rumah Dunia, Gol A Gong mengapresiasi atas  ajang ini. “Sudah saatnya antara Disbudpar dan FKFB saling bergandengan tangan, saling berpelukan bersama-sama menyukseskan FFI 2015 di Banten ini,” katanya.

Ketua FKFB yang juga sekaligus pendiri Kremov Pictures Darwin Mahesa, mengatakan FKFB berdiri atas inisiatif para pecinta seni dan film sebagai partisipasi untuk mendukung dan menyukseskan ajang FFI ini. “FKFB sudah mempunyai agenda rutin sepanjang Februari hingga Desember dalam format jelang FFI. Selain diskusi-diskusi, juga akan ada pemutaran film, workshop dan pembuatan film dokumenter,” katanya. “Kita jangan hanya jadi penonton dalam ajang FFI nanti, tapi juga kita berperan aktif menyukseskan ajang FFI ini dengan berbagai kegiatan jelang FFI,” katanya. (mg-wayang)



SERANG - Merasa kecewa dengan mutasi dan rotasi yang dilakukan Plt Gubernur Banten Rano Karno, pejabat eselon IV di Sekretariat DPRD (Setwan) Provinsi Banten membakar SK pelantikan yang diterimanya. Pejabat tersebut yakni Eki Baehaqi Albaruci (EBA) yang dilantik sebagai Kasubag Aspirasi Setwan Ban ...

SERANG – Jelang perayaan Imlek, Vihara Avalokitesvara Banten yang terletak di Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang sudah mulai berbenah dengan memasang lampu-lampu lampion.
Pegawai Vihara Avalokitesvara Asaji Manggala (66) mengatakan, tahun kemarin, Vihara Avalokitesvara yang berdiri sejak 1 ...

TANGSEL-Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dikenal sebagai gudangnya pelajar berprestasi. Entah itu prestasi skala nasional maupun internasional, pernah diraih pelajar asal kota dengan moto Cerdas, Modern dan Religius itu. Ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) di Negeri Jiran, ...