Banten Sport
Trending

Gateball Optimistis Berlaga di Porprov VI Banten 2022

SERANG, BANTEN RAYA – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Banten optimis cabang olahraga (cabor) gateball bakal berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Banten di Kota Tangerang pada 2022 mendatang. Sebab, saat ini cabor tersebut telah memiliki lima Pengurus cabang (Pengcab) Pergatsi di kabupaten/kota. 

Demikian dikatakan Ketua Pergatsi Pengprov Banten Muhamad Hanan Rahmadi usai acara rapat kerja daerah (Rakerda) di Wisma PKPRI, Kota Serang, Sabtu (10/4/2021).

Hanan mengaku optimis gateball dapat dipertandingkan sebagai cabor resmi di multi event olahraga empat tahunan tersebut. Sebab, persyaratan minimal diikuti empat pengcab Pergatsi kabupaten/kota yang sudah terdaftar resmi. Bahkan sekarang sudah ada lima pengcab, maka secara otomatis sudah melebihi persyaratan. 

“Ya optimis gateball dipertandingkan di porprov. Besok kita ikut rapat di KONI Banten, kita akan sampaikan cabor gateball persiapan mengikuti Porprov,” ujar Hanan, kepada Banten Raya.

Ia berharap cabor asal Negeri Sakura Jepang itu dapat berkiprah ke dalam 50 cabor yang dipertandingkan di porprov mendatang. Pasalnya, dengan dipertandingkannya gateball di porprov, maka pengembangan cabornya akan makin populer.

“Mudah-mudahan gateball bisa berpartisipasi ke dalam 50 cabor yang dipertandingkan, karena pada porprov sebelumnya kita baru sebatas ekshibisi,” ucap dia.

Hanan mengungkapkan, dari delapan kabupaten/kota yang ada, semuanya sudah memiliki kepengurusan. Hanya saja baru lima yang sudah diakui oleh KONI. Tiga kabupaten kota yang belum diakui tersebut yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, dan Kota Cilegon. 

“Mungkin karena kendala di kepengurusan di kabupaten kotanya. Oleh karena itu, saya mendorong agar segera terdaftar, apalagi kita tahun depan akan menghadapi Porprov di Kota Tangerang,” jelasnya.

Ia juga mengakui bahwa cabor gateball belum merata di ‘Tanah Jawara’ Banten. Sebab saat ini baru ada 13 klub gateball di kabupaten/kota. Karena itu, pihaknya menargetkan setiap kabupaten/kota minimal memiliki dua klub gateball.

“Targetnya masing-masing kabupaten kota minimal memiliki dua klub lah. Kalau dua klub kan jadi 16 klub. Ini kan belum merata. Kayak Tangsel kan udah banyak, Kota Tangerang juga,” tutur Hanan.

Untuk itu sambung Hanan, pihaknya akan terus mengembangkan cabor gateball bersama Pengcab kabupaten kota, hal itu agar gateball semakin populer di semua kalangan masyarakat.

“Kita lakukan sosialisasi, tentunya bantuan dari pengurus koni kabupaten kota untuk turun ke lapangan mengenalkan gateball, dan kemudian dengan melaksanakan kejurda sebagai ajang sosialisasi gateball,” kata dia.

Ia mengaku sejatinya pihaknya telah melakukan sosialisasi gateball kepada masyarakat khususnya di kalangan pelajar. 

“Ada seperti di Kabupaten Lebak melalui SKO (sekolah olahraga). Sebetulnya program itu tahun lalu hanya, karena ada pandemi Covid-19, sosialisasi jadi tertunda. Tapi berharap melalui SKO itu gateball jadi terus berkembang di Banten,” tandasnya. (harir)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp