Banten Sport
Trending

Kerangka Timnas Pelajar Kemenpora Terbentuk

SERANG, BANTEN RAYA – Seleksi sepak bola tahap kedua Tim Nasional (timnas) Pelajar U-15 Kemenpora yang digelar di Stadion Heroik, Kopassus, Kota Serang, telah berakhir, Kamis (18/3/2021). Hasilnya pelatih telah mengantongi nama-nama pemain yang akan masuk dalam skuat tim ini setelah melakukan seleksi ketat terhadap 70 atlet.

Pelatih Timnas Pelajar U-15 Kemenpora Gendut Doni menuturkan, pada seleksi kedua yang dilaksanakan selama 3 hari mulai 15 hingga 18 Maret sebanyak 70 pemain, pihaknya telah memiliki kerangka tim yang dipersiapkan untuk mengikuti event pelajar nantinya.

“Kami telah mendapatkan 30 pemain yang masuk kerangka tim kami. Sebanyak 30 pemain hasil seleksi dari 70 pemain di tahap kedua,” kata Gendut Doni.

Ia mengaku, dalam menentukan 30 atlet pelajar untuk masuk skuat ini buka hal yang mudah karena setiap pemain menunjukkan kemampuan terbaiknya. Selain itu secara kualitas persaingan untuk bisa masuk skuat sangat ketat. 

“Pemain yang kami pilih objektif berdasakan penilaian pemaian senior. Perbedaan juga tipis. Target kami memilih skuat terbaik untuk prestasi jadi pemain terbaik dari yang terbaik kami masukkan ke skuat,” jelas mantan pemain tim nasional ini.  

Setelah seleksi pihaknya menunggu instruksi dari penanggung jawab tim. Nantinya akan ada seleksi ulang yang akan dilaksanakan di Stadion Manahan Solo yang akan digelar di setelah lebaran tahun ini. 

“Setelah seleksi tahap kedua ini pemain pulang ke provinsi masing-masing. Nantinya menunggu instruksi untuk berkumpul lagi dan program ke depannya,” kata dia.

Masih di Stadion Heroik, Kopassus, Deputi 3 Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta saat menutup seleksi tahap kedua menuturkan pihaknya berharap nantinya muncul atlet sepakbola dari ajang seleksi ini yang bisa membawa nama harus Indonesia hingga ke kancah internasional yang telah dilakukan pemain muda Indonesia Eggy Maulana, Witan dan lainnya. 

“Mari kita jajah Eropa dengan pemain kita. Kans tersebut terbuka semoga pemain yang lolos seleksi bisa berprestasi,” ungkapnya.   

Ia mengatakan pemain yang tidak lolos seleksi diharapkan untuk tidak patah arang. Mereka yang tidak lolos bukan tidak mempunyai kualitas namun mereka hanya kurang beruntung saja. Masih banyak tempat untuk meneruskan karir sepakbola apalagi usia mereka masih muda. 

“Saya mengapresiasi kepada seluruh pemain dari seluruh provinsi di Indonesia yang mengikuti seleksi ini. Untuk yang lolos seleksi saya harap jangan bangga dulu masih banyak tantangan ke depannya. Harus berlatih dan kerja keras untuk bisa mewujudkan mimpi menjadi atlet berprestasi,” tutup dia. (hendra)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp