Banten SportDaerah
Trending

Pelatih Kurangi Porsi Latihan Atlet Gulat Banten untuk PON Selama Ramadan

SERANG, BANTEN RAYA – Atlet gulat Banten yang akan berangkat ke Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021 mengurangi volume latihan. Jika biasanya latihan sebanyak 5 kali seminggu, kini dikurangi menjadi tiga kali dalam sepekan. Hal itu dilakukan sebagai penyesuaian agar atlet bisa tetep menjalankam ibadah puasa.

Pelatih gulat Banten Susana Hasna Toha mengatakan, memang khusus untuk latihan di bulan puasa ini ada perubahan jadwal dan mengurangi volume. Ini bertujuan memberikan kesempatan atlet untuk beribadah sebab atlet yang akan berlaga di PON adalah muslim. 

“Sudah menjadi kebiasaan kalau untuk bulan puasa kami mengatur jadwal. Bukan berarti pengurangan jadwal ini untuk berleha-leha namun untuk menghormati bulan Ramadan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kendati ada pengurangan latihan namun jadwal latihan tetap seperti program yakni menjaga stamina dan fisik agar tidak turun. Fisik dan stamina memang menjadi fokus sebab dirinya tidak ingin nantinya usai bulan Ramadan stamina menurun. 

“Pola latihan sama lari, dan kegiatan fisik lainnya. Kami juga menyelipkan latihan teknik untuk variasi agar tidak jenuh,” kata Susana.

Untuk jam latihan, kata dia, jika hari biasa mulai pagi dan sore, khusus bulan puasa dimulai pukul 16.00 hingga tiba waktu berbuka puasa. Mereka usai buka puasa berlatih ringan teknik hingga pukul 19.00 WIB. Latihan memang dibatasi sebab jika sama dengan normal maka khawatir kelelahan. 

“Menjelang adzan kami berhenti dan berbuka bersama dengan atlet pelatih dan lainnya. Saya berharap dengan kebersamaan ini muncul jiwa bersatu untuk mewujudkan prestasi,” imbuh dia.

Sejauh ini hingga minggu kedua puasa, kondisi anak asuhnya dalam performa yang bagus. Stamina terus meningkat dan fisik stabil. Latihan bulan puasa mempunyai keuntungan yakni ketahanan tubuh lebih bagus sebab kondisi mereka berpuasa. Jika tidak menurun ia optimistis saat usai lebaran stamina bagus dan tinggal melanjutkan program latihan yang ada. 

Baca juga

Atlet Tinju PON Tetap Latihan Normal di Bulan Puasa

“Kami akan evaluasi jika semuanya bagus kami bisa meningkatkan pelatihan dari tahap umum ke tahap persiapan khusus yang meliputi teknik, uji coba, dan lainnya. Kami juga akan terus mengejar kekurangan agar semakin maksimal saat berlaga di PON Papua nantinya,” jelas Susana. 

Selama latihan, pihaknya terus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan korona. Atletnya juga diminta untuk menjaga kesehatan dan mengutamakan protokol kesehatan baik berlatih maupun usai latihan. (hendra)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp