Banten Sport
Trending

Usai Vaksin, Atlet Banten Percaya Diri Jelang PON

SERANG, BANTEN RAYA – KONI Provinsi Banten melakukan program vaksinasi tahap ke dua untuk atlet, pelatih, ofisial, dan sejumlah insan olahraga di Dinas Kesehatan Banten, Senin (31/5). Program vaksinasi kedua ini merupakan lanjutan program vaksinasi tahap pertama dimana pada tahap pertama belum bisa menjangkau seluruh atlet. Dengan adanya vaksinasi tahap kedua ini nantinya atlet sudah terlindungi dari korona saat berlaga di PON Papua bulan Oktober mendatang.

Atlet bermotor Banten Jeffry Bule saat ditemui usai mengikuti program vaksinasi mengatakan, ia bergembira sebab telah mendapatkan vaksin untuk melindungi diri dari korona. Setelah mengikuti vaksin tahap pertama maka akan menjalan vaksin kedua kisaran dua pekan dari vaksin pertama. “Saya sudah divaksin. Ini ikhtiar semoga saya terhindar dari korona dan nantinya bisa berprestasi saat di PON,” kata pembalap yang turun di nomor 125 motocros.

Ia juga berterimakasih terhadap program vaksin ini lantaran ia memang belum divaksin sebelumnya. Dengan kondisi ini dirinya lebih percaya diri dalam menghadapi PON Papua yang akan berlangsung bulan Oktober tahun ini. “Saya saat ini fokus untuk berlatih agar kemampuan saya semakin bagus sehingga nantinya bisa meraih medali,” ungkap dia.

Related Articles

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan atlet biliar Banten Putri Sianturi. Dengan mengikuti program vaksin tahap kedua ia berharap terhindar dari korona. “Saat ini memang sedang korona dengan adanya vaksin semoga bisa mencegah efek buruk dan saya pribadi terhindar korona. Langkah ini bagus untuk melindungi atlet Banten yang akan berlaga di PON nantinya,” jelasnya.

Sementara itu Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengatakan, program vaksinasi korona tahap kedua untuk atlet ini memang untuk melindungi mereka agar terhindar dari korona. Program tahap dua ini untuk atlet yang tahap pertama belum bisa divaksin. Diharapkan dengan adanya tahap kedua maka seluruh atlet, ofisial, pelatih dan lainnya terlindungi dari korona. “Tahap pertama kisaran 300 atlet, ofisial, pelatih dan pengurus. Untuk tahap kedua sisanya kisaran 250 atlet dan lainnya. Dengan telah divaksin maka atlet menjadi tenang dan bisa tercipta kekebalan untuk korona,” kata Rumiah.

Ia mengingatkan, untuk vaksin kedua diharapkan atlet datang dan melakukan vaksin agar lengkap. Dalam kesempatan ini ia juga mengimbau agar atlet juga terus menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah korona baik saat berlatih, berada di luar maupun saat bertanding lainnya. “Saat ini kami tinggal konsentrasi untuk prestasi karena gelaran PON Papua tinggal kisraan 5 bulan lagi,” tutupnya. (hendra)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp