DaerahPemprov Banten
Trending

20 Pejabat Dinkes Banten Mulai Diperiksa di Pendopo Gubernur, Area Dijaga Ketat

SERANG, BANTEN RAYA- Pemrpov Banten mulai memeriksa 20 pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten yang mengundurkan diri di Pendopo Gubermur Banten, Setda Provinsi Banten, Selasa (2/6/2021). 

Pantauan di lokasi, sejumlah pejabat Dinkes sudah datang datang mulai sekitar pukul 08.00 WIB. Kemudian Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin sudah memasuki gedung setda. 

Hari ini pun tak biasanya, petugas pengamanan dalam area Setda Provinsi Banten atau Pendopo Gubernur Banten melakukan penyekatan di gerbang masuk. Setiap orang yang datang dilakukan pemeriksaan oleh petugas. 

Pewarta juga tak diperkenankan mendekat ke area pendopo. Para kuli tinta hanya diperkenankan menunggu di trototar depan pendopo.

“Maaf dari mana? Ada keperluan apa? (Setelah dijelaskan dari media) Bergabung sama teman-teman dulu ya, gabung di sana (menunjuk trotoar depan Pendopo Gubernur-red),” ujar salah seorang pengamanan dalam Pendopo Gubernur Banten kepada wartawan bantenraya.com.

Diberitakan sebelumnya, 20 pejabat Dinkes Banten yang mengundurkan diri diperiksa oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Provinsi Banten. Mereka akan dimintai klrifikasi terkait usulam pengunduran dirinya. 

BACA JUGA: Soal 20 Pejabat Dinkes yang Mundur, Gubernur Banten : Seperti Melarikan Diri 

Gubernur Banten Wahidin Halim menegaskan, ke 20 pejabat itu terancam di-nonjob-kan atau bahkan dipecat jika terbukti ada unsur lari dari tanggung jawab.

“Besok (hari ini-red) akan kita bahas, mereka akan kita nonjob-kan atau kemungkinan bisa kita pecat kalau memang memenuhi unsur ketentuan dan kita akan segera mencari penggantinya. Ini satu gerakan yang menurut saya sangat menyinggung perasaan masyarakat. Harusnya kalau seorang pengabdi, konsekuensi apapun yang akan terjadi mereka tetap mengabdi, ini kan seperti tentara yang desersi ketika negara memerlukan pengabdian mereka. Kita sekarang sedang berperang melawan Covid-19, oleh karena itu akan kita bahas segara,” ujar mantan anggota DPR RI ini. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp