DaerahPemprov BantenPendidikan
Trending

Asosiasi Guru Sejarah dan Dindikbud Banten Bersinergi Hadirkan Terobosan Pembelajaran

SERANG, BANTEN RAYA – Asosiasi Guru Sejarah Indonesia (AGSI) Banten melakukan kunjungan ke kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Bidang Kebudayaan Bara Hudaya dan Nita Kasie Kesenian dan Bahasa pada Dindikbud Banten.

Usai pertemuan, Bara Hudaya Kepala Kebudayaan pada Dindikbud Banten menyampaikan, kunjungan tersebut salah satu bentuk silaturahmi dan sinergitas antara Pemerintah Provinsi Banten dalam hal ini Dindikbud Banten dengan AGSI Banten.

Ia menjelaskan, dalam kunjungan tersebut membahas mengenai pembinaan guru sejarah dalam melaksanakan pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 di Banten melalui program seminar dan bimtek daring.

Related Articles

Adapun tujuannya adalah meningkatkan sinergi kolaborasi program dengan Bidang Kebudayaan pada Dindikbud Banten. Hasil atau langkah yang akan dilakukan usai pertemuan tersebut adalah memperbanyak komunikasi dan sinkronisasi dari masing-masing program yang ada antara Bidang kebudayaan pada Dindikbud Banten dengan AGSI Banten.

“Kedepannya sinergitas antara Bidang Kebudayaan Dindikbud Banten dengan AGSI Banten akan lebih baik lagi,” kata Bara di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Bara berharap pertemuan tersebut mampu menciptakan terobosan yang mampu memajukan dunia pendidikan dan kebudayaan di Banten. “Saya bersama AGSI Banten berkeinginan untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan di Banten lebih massif, dan menyasar ke masyarakat luas, terutama guru-guru sejarah dan siswa,” harapnya.

Senada disampaikan Ketua AGSI Banten Abdul Somad menyampaikan, AGSI Banten merupakan organisasi profesi guru sejarah yang ada di Banten. Dalam pertemuan tersebut, AGSI Banten menyampaikan sejumlah program yang akan dilaksanakan oleh AGSI Banten tahun ini.

“Dalam kunjungan ini saya didampingi oleh Erwin Supriatna, Wakil Ketua dan Rohmatul Fajri, Sekretaris AGSI Banten,” katanya.

Ia menjelaskan, pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, banyak program yang dilakukan oleh guru-guru sejarah di Banten. Salah satunya dengan memanfaatkan kegiatan belajar mengajar sejarah yang mampu memancing daya kritis, inovasi dan memberikan pencerahan kepada peserta didik.

“Seperti yang disampaikan Pak Kabid Kebudayaan, bahwa kerjasama antara AGSI Banten dengan Bidang Kebudayaan Dindikbud Banten ini untuk lebih mengangkat dan mensosialisasikan sejarah dan budaya di masyarakat Banten,” ungkapnya. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp