Daerah
Trending

Dalam Seminggu, Ada 16 Gempa Terjadi di Banten

SERANG, BANTEN RAYA – Stasiun Geofisika Klas 1 Tangerang mencatat ada 16 kejadian gempa bumi di wilayah Banten dan sekitarnya selama periode 12-18 Maret 2021. Dari seluruh gempa yang terjadi, tidak ada satupun yang dirasakan oleh masyarakat.

Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Geofisika Klas 1 Tangerang Urip Setiyono mengatakan, pada periode 12 hingga 18 Maret 2021 di wilayah Banten dan sekitarnya telah terjadi gempa bumi tektonik sebanyak 16 kejadian. Lebih tinggi 33 persen frekuensi kejadiannya dengan periode 05 hingga 11 Maret 2021 yaitu sebanyak 12 kejadian.

“Sebaran pusat gempa bumi (episenter) umumnya berada di laut. Itu adalah adalah zona pertemuan lempeng Indo-Austiralia dan Eurasia di bagian barat Provinsi Lampung, Selatan Banten hingga Jawa Barat,” ujarnya kepada Banten Raya, Sabtu (20/3/2021).

Ia menjelaskan, gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3 dominan terjadi dengan persentase sebesar 75 persen atau 12kejadian. Kemudian, gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3 hingga 5 sebesar 25 persen atau 4 kejadian dan tidak ada gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5.

Berdasarkan kedalamannya, kanjut Urip, pada periode tersebut yang termasuk kategori gempa bumi dangkal  atau di bawah 60 kilometer sebesar 81 persen atau 13 kejadian. Selanjutnya, 19 persen atau 3 kejadian gempa bumi di kategori menengah  dengan kedalaman 60 hingga 300 kilometer. Sementara tidak ada kejadian gempa bumi di kedalaman di atas 300 kilometer.

“Dari 16 gempa bumi yang terjadi, tidak ada gempa bumi yang guncangannya dirasakan di wilayah  Banten,” tuturnya. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp