DaerahPendidikan

DPK Banten Miliki 2.063 Judul Buku Digital

SERANG, BANTEN RAYA – Pandemi Covid-19 tidak menghalangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten untuk tetap memberikan pelayanan. Salah satunya adalah dengan memaksimalkan pelayanan I-Banten atau perpustakaan digital.

Menurut Ali Khasan, Kepala Seksi Otomasi dan Layanan Multimedia pada DPK Banten, jumlah koleksi buku digital yang terdapat di website I-Banten milik DPK Banten tiap tahunnya terus bertambah. 

“Hingga saat ini jumlah judul buku yang tersedia sebanyak 2.063 judul buku dikali lima copy. Untuk tahun 2021 kami akan kembali membeli 748 judul buku digital dikali lima copy,” kata Ali kepada Banten Raya, kemarin.

Ia mengaku, 2.063 judul buku tersebut untuk katagori umum, sedangkan untuk katagori SMP sebanyak 227 judul buku dan SMA sebanyak 111 judul buku. Jumlah kunjungan I-Banten di masa pandemi Covid-19 mengalami peningkatan.

Berdasarkan data yang masuk, jumlah pengunjung I-Banten Tahun 2019 lalu sebanyak 205, sedangkan jumlah pengunjung Tahun 2020 mencapai 695 orang. Total jumlah pengunjung sejak I-Banten ada sebanyak 1.220 pengunjung.

Selain memberikan pelayanan I-Banten, lanjut Ali, DPK Banten juga memberikan perpustakaan keliling dan mobil internet keliling ke sejumlah lokasi di Provinsi Banten. Untuk Tahun 2021 ini, sudah masuk sejumlah permohonan untuk meminta pelayanan perpustakaan keliling dan mobil internet keliling.

“Namun sesuai dengan arahan pimpinan untuk mencegah penyebaran Covid-19, kami membatasi jumlah kunjungan ke perpustakaan keliling,” ujarnya.

Ali menambahkan, di masa pandemi Covid-19, DPK Banten juga tetap memberikan pelayanan kepada perpustakaan sekolah terkait dengan membangun jaringan sistem yang harus dimiliki perpustakaan agar jumlah koleksi buku bisa tertata dengan baik dan benar.

“Pelayanan itu pun hanya dihadiri pengelola perppustakaan sekolah dan petugas dari DPK Banten. Paling banyak hanya lima personel, karena kami datang hanya untuk menginstal sistem, dan mengajarkan program tersebut kepada pengelola perpustakaan sekolah,” ungkap Ali.

“Jadi tetap protokol kesehatan menjadi perhatian kami dalam memberikan pelayanan,” sambungnya. (satibi)

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp