DaerahPemprov Banten
Trending

Indeks Pembangunan Manusia Banten di Atas Rata-rata Nasional

SERANG, BANTEN RAYA- Indeks pembangunan manusia (IPM) Provinsi Banten pada 2020 tak mencapai target. Nilai yang berhasil dicapai hanya berada di angka 72,45, sedangkan target yang dicanangkan adalah 72,75. Meski demikian, raihan yang diperoleh Banten masih berada di atas rata-rata nasional di 71,94.  

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Muhtarom mengatakan, raihan IPM yang tak sesuai target baru terjadi di 2020. Pada 2017 hingga 2019, realisasi yang diperoleh selalu mampu di atas target. “Karena seperti yang kita tahu (pada 2020) terjadi pandemi Covid-19,” ujarnya kepada wartawan, kemarin. 

Mantan Asisten Daerah (Asda) II Kota Tangerang itu menjelaskan, walau pada tahun lalu IPM tak seperti yang diharapkan akan tetapi nilainya selalu mengalami kenaikan. Pada 2017 misalnya, saat itu IPM Banten berada di angka 71,42. Tahun berikutnya atau 2018 di 71,95, dan pada 2019 pada 72,44. Selanjutnya di 2020 kembali naik di 72,45, meski belum mencapai target di angka 72,75.

“Dengan IPM tersebut Banten berada di atas rata-rata nasional pada 71,94,” katanya.  

Lebih lanjut diungkapkan Muhtarom, adapun target IPM yang ingin dicapai pada 2021 adalah 73,21. Sementara untuk target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Banten 2017-2022 atau di akhir masa jabatan Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy adalah 73,68.  

Selain IPM, kata dia, ada sejumlah target indikator makro lainnya dalam RPJMD yang terus dikejar. Di antaranya, tingkat pengangguran terbuka 7,84 persen, inflasi 3,7 persen, penduduk miskin 5 persen, laju pertumbuhan ekonomi sebesar 6,10 persen serta gini ratio 0,360 persen. 

“Ada beberapa indikator makro yang harus kerja keras untuk mencapai targetnya. Seperti laju pertumbuhan ekonomi, penduduk miskin, dan pengangguran. Semuanya terdampak saat pandemi Covid-19,” tuturnya. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten Adhi Wiriana mengatakan, pembangunan manusia didefinisikan sebagai proses perluasan pilihan bagi penduduk atau enlarging people choice. Perluasan pilihan itu dilakukan dengan meningkatkan kemampuan manusia. Memanfaatkan kemampuan yang dimilikinya tersebut untuk bekerja, menikmati kehidupan serta aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, seperti kebudayaan, sosial dan politik. 

“Pembangunan manusia di Banten secara konsisten terus mengalami kemajuan, yang ditandai dengan meningkatnya IPM. Pada tahun 2020, IPM Banten telah mencapai 72,45, atau meningkat 0,01 poin dibandingkan tahun lalu yang sebesar 72,44,” ujarnya. (dewa/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp