DaerahKesehatanPemprov Banten
Trending

Ingat Lonjakan dari Klaster Nataru! Pemprov Banten Minta Warga Tetap di Rumah Selama Libur Imlek

SERANG, BANTEN RAYA – Pemprov Banten mengimbau warga untuk sebisa mungkin membatasi mobilitas dengan berdiam diri di rumah selama libur Imlek. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 seperti lonjakan kasus dari klaster libur Natal dan tahun baru (nataru).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, meski Banten telah keluar dari zona merah atau dengan risiko tinggi penyebaran Covid-19 namun kasus baru yang timbul per harinya masih tinggi. Rata-rata kasus konfirmasi baru harian masih di atas 200.

“Jadi, imbauanya Pemprov Banten kalau kita lihat peta itu kan memang sudah zona oranye, zona kuning. Tetapi sesuangguhnya Covid-19 ini masih ada, masih banyak, sehari kita masih di atas 200 kasusnya,” ujarnya usai rapat koodinasi dengan Komisi V DPRD Banten di Sekretariat DPRD Banten, KP3B, Kota Serang, Kamis, (11/2/2021).

Menurutnya, imbauan berdiam diri di rumah selama libur panjang akhir pekan diperlukan. Hal itu sebagai langkah antisipasi guna menekan penyebaran virus korona yang lebih luas lagi.

Penerapan protokol kesehatan pun sekarang tidak lagi hanya 3M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Kini sudah menjadi 5M dengan tambahan menghindari kerumunan serta membatasi mobilitas.

“Oleh karenanya, untuk liburan Imlek ini tetap diam diri di rumah. Terutama di tempat-tempat wisata jangan terjadi kerumunan. Jadi, sekarang bukan lagi 3M tapi 5M,” pungkasnya. 

Seperti diketahui, lonjakan kasus konfirmasi Covid-19 pernah terjadi pada awal Januari 2021. Berdasarkan hasil penelusuran Dinkes Banten kejadian tersebut sebagian besar berasal dari klaster nataru. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp