DaerahPemprov BantenPendidikan
Trending

Ingin ke Perpustakaan Tapi Masih Pandemi? Tenang, DPK Banten Segera Buka Layanan Tertutup

SERANG, BANTEN RAYA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Banten akan membuat terobosan baru untuk meningkatkan pelayanan di masa pandemi Covid-19. Salah satunya adalah membuat layanan tertutup.

kepala DPK Banten Usman Asshiddiqi Qohara kepada Banten Raya mengatakan, di masa pandemi Covid-19 banyak permintaan dari masyarakat Banten untuk tetap bisa menikmati layanan perpustakaan. 

Dari permintaan tersebut, DPK Banten berencana untuk membuat terobosan baru yaitu memberikan layanan tertutup. Ia menjelaskan, layanan tertutup adalah layanan peminjaman dan pengembalian buku dengan menggunakan sistem online.

Dengan demikian, lanjut Usman, tidak ada kerumunan massa dan tidak ada interaksi yang lama antara pegawai DPK Banten dengan pengunjung. Tidak hanya itu, DPK Banten juga akan meningkatkan jumlah koleksi yang dimiliki oleh e-Banten (e-book).

“Dua terobosan ini salah satu upaya DPK Banten untuk memenuhi keinginan masyarakat Banten, yang ingin mendapatkan pelayanan dari perpustakaan,” kata Usman di ruang kerjanya, kemarin.

Ia mengaku, untuk layanan tertutup masih dibuat regulasinya, dan akan meminta izin kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Banten serta satgas Covid-19 Provinsi Banten. “Artinya wacana layanan tertutup ini masih dalam pembahasan,” ujarnya.

Senada disampaikan Kepala Bidang Deposit, Pengembangan Koleksi dan Layanan Perpustakaan pada DPK Banten, Evi Syaefudin pihaknya masih melakukan kajian terkait dengan mekanisme layanan tertutup, namun yang jelas pelayanan hanya dilakukan secara online.

“Teknisnya pengunjung bisa menyampaikan pemintaan peminjaman buku melalui website DPK Banten atau whatsapp, nanti kami akan mencari buku tersebut,” kata Eping sapaan akrabnya.

Kemudian, pegawai DPK Banten akan kembali menghubungi pengunjung untuk mengambil buku pesanan tersebut. Lalu pengunjung datang ke DPK Banten sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan untuk mengambil buku yang dipesan.

“Kami akan membuta jadwal pengambilan buku, dengan tujuan agar tidak ada kerumuman massa saat proses pengambilan buku. Namun seperti yang disampaikan Pak Kadis, bahwa ini masih dalam wacana dan kajian, adapun penerapan layanan tertutup masih panjang, karena masih membutuhkan izin pimpinan dan Satgas Covid-19 Provinsi Banten,” imbuhnya. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp