DaerahPemprov Banten
Trending

Kadinkes Banten Akhirnya Mau Buka Mulut, Asal Jangan Bahas Soal Kasus Masker

SERANG, BANTEN RAYA- Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti akhirnya mau buka mulut setelah sebelumnya bungkam terhadap awak media. Ati bersedia melayani pertanyaan pewarta kecuali soal kasus dugaan korupsi pengadaan masker dan aksi mundur massal 20 pejabat di dinas yang dipimpinnya.

Pantauan bantenraya.com, Ati sebelumnya memenuhi panggilan Komisi V DPRD Provinsi Banten di Sekretariat DPRD Banten, KP3B, Curug, Kota Serang (3/6/2021). Pemanggilan dilakukan untuk mengklarifikasi terkait mundur massal 20 pejabat di Dinkes Provinsi Banten.

Ati berada di dalam ruang wakil rakyat tersebut mulai dari sekitar pukul 10.00 WIB dan baru keluar pukul 13.30 WIB. Saat bertemu awak media, Ati sempat menghindar dan mencoba lari.

Lantaran aksesnya tertutup para kuli tinta Ati sempat meminta agar mereka mengambil keterangan kepada Sekda Banten Al Muktabar yang juga hadir dalam pertemuan dengan Komisi V.

Setelah didesak awak media akhirnya Ati mau buka mulut. Meski demikian, dia hanya mau menjawab terkait perkembangan Covid-19.

Ia menyebutkan, meski ada penambahan kasus Covid-19 dari klaster mudik dan Lebaran di Banten namun prosentasenya minim. “Banten di luar 10 besar. Ada tapi minim,” ujarnya.

BACA JUGA: Polemik 20 Pejabat Dinkes Mundur Massal, DPRD Panggil Kadinkes hingga Sekda Banten

Saat ditanya terkait kasus dugaan pengadaan masker, Ati langsung bungkam dan mengambil langkah seribu. Ati berusaha menghindari pewarta lagi. Mantan Direktur Utama RSUD Kota Tangerang itu terus berlari dari lantai dua ke lobi utama Sekretariat DPRD Banten dan memasuki mobilnya.

Hal itu bukan pertama kali dilakukan Ati. Aksi yang sama sudah dilakukannya pertama usai menjalani pemeriksaan di Kejati Banten pada Kamis (27/6/2021). Kedua usai pemeriksaan oleh Sekda Banten di Pendopo Gubernur Banten, Rabu (2/6/2021). (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp