DaerahPemprov Banten
Trending

Kampanyekan Program Ketahanan Keluarga, DP3AKKB Banten Libatkan Generasi Milenial

SERANG, BANTEN RAYA- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Banten bakal melibatkan generasi milenial untuk mengkampanyekan ketahanan keluarga. Hal tersebut disampaikan Sitti Ma’ani Nina, Kepala DP3AKKB Banten saat membuka acara Rapat Koordinasi Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana tahun 2021.

Dalam sambutannya, Nina sapaan akrab Kepala DP3AKKB Banten itu mengatakan, hasil rapat koordinasi nasional sebagian besar menitikberatkan kepada penekanan kasus stunting. Hal tersebut sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

Menurutnya, kasus stunting akan mempengaruhi sejumlah aspek di masyarakat diantaranya adalah pendidikan dan kesehatan. Sumber daya manusia yang unggul salah satunya dengan menekan kasus stunting. 

Dalam kesempatan itu, mantan Karo Humas Pemprov Banten ini mengajak semua elemn untuk bisa mewujudkan tujuan Pemerintah Pusat sehingga data kelurga bisa terpenuhi, karena program pusat menjadi bagian dari program daerah. 

“Revolusi 4.0 menjadi bagian dari program. Generasi milenial bisa dilibatkan untuk menyosialisasikan ketahanan keluarga secara untuh,” kata Nina, kemarin.

Program keluarga berencana (KB), lanjut Nina, adalah salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan jumlah penduduk serta diharapkan mampu berpengaruh terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

Hal itu penting, mengingat Indonesia diprediksi akan mencapai bonus demografi pada tahun 2025. Melalui program KB diharapkan akan lahir generasi penerus bangsa yang mampu bersaing di masa depan.

Sosialisasi KB, masih kata Nina, harus terus digalakkan dan yang paling utama tentu juga harus menyasar kaum milenial yakni memberikan edukasi pada mereka tentang pentingnya kesehatan reproduksi. 

“Sosialisasi program KB khususnya terkait kesehatan reproduksi dapat diberikan kepada generasi milenial saat bimbingan pranikah. Dengan begitu akan menjadi bekal pengetahuan serta pemahaman bagi pasangan tersebut,” ungkapnya.

Hal ini sesuai dengan logo baru Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), menuju cara baru untuk generasi baru, agar semakin relevan dengan perkembangan masyarakat saat ini dan ke depan. (satibi)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp