DaerahKesehatanPemprov Banten
Trending

Kasus Konfirmasi Covid-19 di Banten Sudah Tembus 22.939

SERANG, BANTEN RAYA – Penambahan kasus harian Covid-19 di Banten per hari ini, Sabtu (16/1/2021) mencapai 323. Dengan demikian, total terdapat 22.939 kasus konfirmasi positif terinfeksi virus korona di provinsi paling barat di Pulau Jawa tersebut.

Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dari total kasus konfirmasi itu 3.685 diantaranya masih dirawat, 18.570 sembuh dan 684 meninggal. 

Sementara untuk jumlah kasus per daerah terdiri atas Kota Tangerang dengan 4.577 sembuh, 429 masih dirawat dan 106 meninggal. Kota Tangerang Selatan (Tangsel) 3.497 sembuh, 547 masih dirawat dan 231 meninggal. Kabupaten Tangerang 5.222 sembuh, 471 masih dirawat dan 127 meninggal. Kabupaten Lebak 507 sembuh, 530 masih dirawat dan 25 meninggal.

Kota Cilegon 12.078 sembuh, 167 masih dirawat dan 93 meninggal. Kota Serang 610 sembuh, 642 masih dirawat dan 32 meninggal. Kabupaten Serang 1.368 sembuh, 495 masih dirawat dan 51 meninggal. Terakhir di Kabupaten Pandeglang 711 sembuh, 440 masih dirawat dan 19 meninggal.

Empat daerah yaitu Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel masuk zona merah penyebaran Covid-19. Sementara empat daerah lainnya berada di zona oranye. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus pihaknya sedang melaksanakan vaksinasi yang dimulai dengan program pencanangan vaksin Covid-19 pada 14 Januari lalu. Selanjutnya, vaksinasi akan dilakukan kepada para tenaga kesehatan di dua daerah yang ditunjuk untuk vasksinasi tahap pertama termin kesatu yaitu Kota Serang dan Tangsel.

“Kita menyediakan di Kota Serang itu 134 layanan fasilitas kesehatan (untuk vaksinasi). Di Kota Tangsel itu kita menyediakan 57 fasilitas kesehatan, 29 puskesmas dan 28 rumah sakit untuk di Tangsel,” katanya. 

Dalam pelaksanaannya, kata dia, para penerima vaksin akan menerima sebuah pesan singkat atau SMS. “Mereka mengisi kapan mereka harus datang, di mana mereka mau datangnya, itu ada,” tuturnya. 

Selain vaksinasi, dia juga mengimbau agar masyarakat selalu menerapkan protokol kesehatan pada kegiatan sehari-hari. 

Sebelumnya Ati mengungkapkan, penambahan kasus yang terjadi di Banten beberapa waktu belakangan utamanya terjadi karena meningkatnya kasus klaster keluarga serta munculnya klaster liburan Natal dan tahun baru (nataru). Dari dua klaster itulah yang berperan besar membuat Kota Cilegon dan Kabupaten Serang akhirnya masuk ke zona merah. “Klaster pasca liburan dan klaster keluarga,” tuturnya. (dewa)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp