Daerah
Trending

Keistimewaan 10 Malam Terakhir Ramadan dan Doa Malam Lailatul Qadar

SERANG – Di bulan suci Ramadan, ada satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim. Momen tersebut ialah malam lailatul qadar atau malam seribu bulan.

“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam yang akhir dari Ramadhan”. (HR Al-Bukhari No 1880, Hadis Sahih)

Malam Lailatul Qadar tentu memiliki banyak keberkahan. Umat yang mendapatkannya pun akan diampuni dosa-dosanya.

Dari sejarahnya, malam Lailatulqadar merupakan momen ketika Al Quran diturunkan dari Lauh Al-Mahfuz ke Baitul Izzah atau langit dunia, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Al-Qadr ayat 1-5:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya [Al-Quran] pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu [penuh] kesejahteraan sampai terbit fajar,” (QS. Al-Qadr [97]: 1-5).

Kemudian dalam hadis riwayat Ahmad disebutkan, “Siapa yang mendirikan (memperbanyak ibadah) pada malam Lailatulqadar atas dasar keimanan dan keikhlasan, maka dosanya diampuni, baik yang berlalu maupun yang akan datang,”

Hadis ini mengisyaratkan kita untuk terus-menerus dan menjaga konsistensi ibadah di bulan Ramadan karena kita tidak tahu kapan datangnya Lailatulqadar.

Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasul, andaikan aku bertemu Lailatulqadar, doa apa yang bagus dibaca? Rasul menjawab,

    اللَّـهُـمَّ إنَّكَ عَفُوٌّ تُـحِبُّ العَفْوَ فَاعْفُ عَنِ

“Allahumma innaka ‘afuwwun, tukhibbu afwa fa’fu ‘annii.”

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Mulia, suka mengampuni kesalahan, maka ampunilah kesalahanku,” (HR Ibnu Majah). (lpe/tir)

Baca juga

Bacaan Niat dan Doa Berbuka Puasa

 

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp