DaerahKota Cilegon
Trending

100 Hari Kerja, Ini Deretan Capaian Program Helldy-Sanuji

CILEGON, BANTEN RAYA- Tepat pada Minggu (6/6/2021), Helldy Agustian-Sanuji Pentamarta sudah genap 100 hari menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Cilegon. Berbagai capaian berbagai program selama masa 100 hari kerja Helldy-Sanuji dipaparkan dalam Acara Capaian Kinerja 100 hari Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon 2021-2026 di Aula Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon, Senin (7/6/2021). 

Pada kegiatan tersebut diputar sebuah video yang menguraikan satu per satu program yang telah dilakukan pasangan kepala daerah yang diusung Partai Beringin Karya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pilwalkot Cilegon 2020. 

Dalam video tersebut, disebutkan bahwa Helldy-Sanuji telah menjalankan program pemimpin melayani masyarakat. Kepemimpinan Helldy-Sanuji melalui program pemimpin melayani masyarakat menerapkan berbagai konsep inovatif seiring dengan salah satu visinya yakni mewujudkan cilegon baru modern dan bermartabat.

Kepemimpinan Helldy-Sanuji selalu berupaya merespon cepat berbagai persoalan yang ada di tengah masyarakat. Mulai dari persoalan infrastruktur, perbaikan fasilitas umum, peningkatan pelayanan instansi pemerintahan, hingga kepedulian sosial membantu masyarakat. Hal itu diharapkan terciptanya kepuasaan masyarakat dan diikuti dengan keberhasilan yang berkesinambungan.

Walikota Cilegon Helldy Agustian mengatakan, pihaknya juga telah melakukan rekonsiliasi dengan para pemangku kepentingan Kota Cilegon. Helldy-Sanuji membangun sinergitas dan rekonsiliasi dengan seluruh stakeholder di Kota Cilegon maupun tingkat pusat.

“Upaya tersebut merupakan langkah serius yang dilakukan oleh Helldy-Sanuji dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon yang lebih baik. Dalam mewujudkan Kota Cilegon yang Baru, Modern dan Bermartabat, Helldy-Sanuji terus menjalin kerja sama dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Kota Cilegon demi kepentingan masyarakat,” katanya. 

Walikota Cilegon Helldy Agustian menegaskan, pihaknya juga telah meluncurkan program dana pembangunan wilayah kelurahan (DPWKel). Program itu harus bermanfaat untuk masyarakat Kota Cilegon. Tidak  hanya infrastruktur saja, namun juga pemberdayaan masyarakat sekitar. 

“Untuk meningkatkan SDM yang andal dan profesional, Pemkot Cilegon melalui Dinas Tenaga Kerja juga aktif dalam melakukan pelatihan-pelatihan guna penyerapan tenaga kerja, sehingga dapat mengurangi angka penganguran di Kota Cilegon. Di bidang olahraga, Pemkot Cilegon melalui kerjasama industri yakni, PT Krakatau Bandar Samudra, membangun lapangan sepak bola di wilayah Kecamatan Ciwandan,” jelasnya. 

BACA JUGA: Perayaan HUT Kota Cilegon ke-22, Helldy-Sanuji Luncurkan Kartu Cilegon Sejahtera

Selain itu, lanjut Helldy, kesungguhan mewujudkan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) juga terus dilakukan oleh Pemkot Cilegon. Salah satunya dengan membangun RTH di wilayah Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber.

Kemudian baru – baru, ini Pemkot Cilegon bekerjasama dengan PLN membangun youth center yang berlokasi di Taman Layak Anak yang berfungsi untuk menjadi wadah atau tempat para remaja yang kreatif dan berkarya.

“Pemkot Cilegon melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja sama Pemanfaatan Data dan Pembahasan Juknis. Melalui hal tersebut diharapkan dapat dijadikan sebagai pendukung program Smart Village di Kota Cilegon. Dimana  program smart village dapat dijadikan sebagai acuan untuk masyarakat kota cilegon ke lebih baik lagi dalam hal berinovasi,” katanya. 

Helldy menjelaskan, Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) telah di-launching bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-22 Kota Cilegon pada 27 April 2021 lalu. KCS diluncurkan sebagai bukti kesungguhan Helldy-Sanuji dalam berkomitmen menjadi Walikota dan Wakil Walikota Cilegon. Empat manfaat KCS yakni bantuan modal usaha UMKM, memperoleh lapangan pekerjaan, memdapatkan beasiswa full sarjana dan bantuan kesehatan 

“Sementara, untuk penanganan Covid-19, sejalan dengan instruksi Gubernur Banten pada saat dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota Cilegon, Helldy-Sanuji berkomitmen untuk konsentrasi melakukan Penanganan Covid-19 secara serius,” tegasnya.

Helldy-Sanuji juga membuat langkah konkret dengan melakukan strategi dalam menangani kasus Covid-19 di Kota Cilegon, untuk membuat struktur sampai level kelurahan dan RT/RW. Pemkot Cilegon juga telah membentuk tim kecil yang meliputi unsur dari Polri, TNI, Dinas kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia.

“Dengan terbentuknya Tim Kecil dan sinergi dengan banyak pihak yang berkompeten diharapkan mampu menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cilegon,” urainya. 

“Konsolidasi internal Pemkot untuk menyatukan dan memperkuat hubungan internal di dalam Pemkot Cilegon, kami telah melakukan berbagai macam langkah dan upaya sejak dilantik. Sesuai dengan salah satu misinya yakni menghadirkan pemerintah daerah yang profesional dan akuntabel. Helldy-Sanuji menguatkan program perencanaan pembangunan secara matang yang didukung dengan kualitas SDM dari para ASN yang profesional. Di mana konsolidasi internal ini merupakan bentuk monitoring dan evaluasi organisasi guna menyelaraskan harapan serta kebutuhan yang riil di lapangan dan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat Kota Cilegon,” sambungnya. 

Helldy menambahkan, branding Cilegon modern, kesungguhan Helldy-Sanuji dalam menampilkan wajah baru Kota Cilegon, diwujudkan dengan memodifikasi tampilan Gedung Kantor Pemerintahan Kota Cilegon, sekolah dan instansi lainnya sebagai simbol pemerintahan baru.

Dengan branding baru ini diharapkan dapat menjadi identitas sebagai ciri khas dan pembeda dari kota lainnya. Sehingga mudah dikenali oleh masyarakat sebagai strategi untuk meningkatkan pelayanan publik. “Branding Cilegon modern ini juga jadi perangkat yang memudahkan banyak pihak untuk ikut terlibat dalam membangun daerah,” tambahnya.

Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta mengatakan, pihaknya juga telah melakukan penyusunan rancangan awal rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Cilegon dimulai sejak walikota dan wakil walikota Cilegon terpilih dilantik. Rancangan awal RPJMD mencakup penyempurnaan rancangan teknokratik, penjabaran visi dan misi, perumusan tujuan dan sasaran, perumusan strategi dan arah kebijakan serta perumusan program pembangunan daerah.

“Saat ini, RPJMD Pemkot Cilegon tahun 2021-2026 tengah memasuki rancangan tahap awal bersama DPRD Kota Cilegon. Kami juga mengapresiasi dukungan Ketua dan Anggota DPRD Kota Cilegon yang telah berpartisipasi dengan memberikan masukan untuk RPJMD tahun 2021-2026. Aspirasi masyarakat saat musyawarah pembangunan turut menjadi acuan dalam perumusan RPJMD,” terangnya. 

Kata Sanuji, pihaknya juga telah melakukan kebijakan dan langkah baru Kota Cilegon mulai dilakukan oleh Helldy-Sanuji. Dengan evaluasi kebijakan publik, Walikota dan Wakil Walikota Cilegon dapat melakukan proses untuk menilai seberapa jauh suatu kebijakan publik tersebut dapat membuahkan hasil, yaitu dengan membandingkan antara hasil yang diperoleh dengan tujuan dan target kebijakan publik yang ditentukan.

“Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan juga tentunya diselaraskan dengan Visi Cilegon Baru, Modern dan Bermartabat. 

Bahwa pemerintahan kota Cilegon saat ini harus menjadi motor bagi masyarakatnya untuk melakukan perbaikan, pembaruan dan peningkatan kualitas,” ucapnya. 

Kata Sanuji, di era pandemi saat ini, bidang pendidikan menjadi hal yang paling terpukul dan terdampak. Pemkot Cilegon berupaya untuk memaksimalkan dan optimalisasi teknologi dalam kegiatan belajar mengajar guna mendukung kelas online atau daring secara maksimal dalam rangka menggerakkan pembelajaran tatap muka.

Pemkot Cilegon juga melakukan pengecatan ulang di seluruh sekolah di bawah kewenangan Pemerintah Kota untuk memperindah bangunan sekolah.

Sanuju menjelaskan, Pemkot Cilegon memastikan pencairan dan Pemberian honor RT/RW sebesar 1 juta rupiah per bulan pada bulan Mei 2021 ini. Kebijakan kenaikan honor RT/RW tersebut masuk dalam program 100 hari kerja dan janji kampanye Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Helldy–Sanuji. 

BACA JUGA: Helldy-Sanuji Kembali Tunaikan Janji Kampanye, Kali Ini Youth Center untuk Tempat Kumpul Milenial

Realisasi lainnya, kata Sanuji, yakni terkait dengan percepatan pelayanan pendidikan di Kota Cilegon. Dimana jelang penerimaan siswa-siswi baru yang akan dimulai pada Juni 2021 mendatang, Pemerintah Kota Cilegon terus melakukan langkah-langkah agar penerimaan siswa dengan sistem zonasi dapat berjalan dengan baik, khususnya di SMP Negeri. Terlebih saat ini Pemkot Cilegon tengah berupaya mewujudkan pemerataan pendidikan di sejumlah kecamatan yang masih kekurangan bahkan belum memiliki SMP Negeri untuk menampung siswa lulusan SD.

“Untuk itu, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia dan juga mengacu pada standar pelayanan minimal (SPM) pendidikan, sekolah yang jumlah siswanya dibawah 60 orang diarahkan untuk di merger atau di tutup. Tujuannya tak lain agar kebutuhan sekolah di tiap zonasi di Kota Cilegon bisa terpenuhi,” urainya. 

Ia menambahkan, Bentuk perhatian terhadap dunia pendidikan, dibuktikan pula oleh Helldy-Sanuji dengan melakukan MoU bersama empat perguruan tinggi lokal. Mereka adalah Untirta, STT Stikom, UIN Sultan Maulana Hasanudin dan Universitas Alkhairiyah. Hal itu bertujuan untuk memfasilitasi generasi muda Cilegon dalam memperoleh pendidikan tinggi secara gratis. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp