DaerahKota Cilegon
Trending

Aturan Selama Ramadan di Kota Serang: Tempat Hiburan Tutup, Tarawih Berjemaah Boleh, Pengajian dan Tausiah Dibatasi 15 Menit

SERANG, BANTEN RAYA- Pada Ramadan 1442 Hijriah atau tahun 2021 ini, Pemkot Serang membolehkan masyarakat muslim melaksanakan salat tarawih berjemaah di masjid, meski masih dalam masa pandemi Covid-19. Demikian disampaikan Walikota Serang Syafrudin usai menggelar rapat bersama Forkopimda Kota Serang, di Aula Setda lantai 3, Puspemkot Serang, Kota Serang, Senin (12/4/2021).

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, rapat Forkopimda dilakukan untuk membahas soal datangnya bulan suci Ramadan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di tengah pandemi Covid-19.

Hal tersebut menyesuaikan Surat Edaran Menteri Keagamaan nomor 3 tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan ibadah Idul Fitri 1442 Hijriah. Durat Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam Penyebaran Virus Korona sebagai bencana nasional. Kemudian Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

“Menyikapi datangnya bulan suci Ramadan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah sudah ada kesepakatan bersama bahwa Pemkot Serang membuat imbauan dan ditandatangai oleh Pemkot Serang, Kemenag Kota Serang, dan MUI Kota Serang,” ujar Syafrudin.

Ia menjelaskan, dalam surat imbauan tersebut terdapat lima poin yang harus disampaikan kepada masyarakat Kota Serang. Pertama, untuk umat Islam agar menjalankan peribadatan wajib dan meningkatkan amaliyah berupa ta’aruf kepada iktikaf, termasuk menjalankan salat tarawih dan salat Idul Fitri 1442 Hijriah. 

“Jadi prinsipnya menyesuaikan dengan surat edaran yang empat edaran, kita Kota Serang diperbolehkan ibadah salat tarawih (berjemaah), buka puasa (bersama), kemudian juga tadarus, perayaan Idul Fitri. Kemudian pengajian, ceramah, tausiah, kultum, peringatan Nuzulul Quran ini dibatasi waktunya 15 menit. Hanya memang memperketat protokol kesehatan dan dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas tempat,” ucap dia.

Kemudian imbauan yang kedua, sambung dia, tempat hiburan umum, kafe, karaoke, biliar, dan sejenisnya agar dihentikan kegiatannya selama bulan Ramadan. Hal itu demi mencegah timbulnya keresahan masyarakat. 

“Jadi tempat hiburan karaoke, kafe, biliar, dan sejenisnya ini Satpol PP akan menutup,” jelasnya. 

Seperti diketahui, turut hadir pada rapat itu Kapolres Serang Kota AKBP Yunus Hadit Pranoto, Dandim 0602 Serang Kolonel Infantri Soehardono, Ketua DKM Ats-Tsauroh KH Ma’mun Sahroni, Kepala Kantor Kemenag Kota Serang Lukmanul Hakim, MUI Kota Serang KH Mahmudi, dan beberapa Kepala OPD terkait di lingkup Pemkot Serang. (harir/rahmat)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp