DaerahKota CilegonPolitik
Trending

Banyak Berjasa, Warga Grogol Tak Rela Endang Dilengserkan Sebagai Ketua DPRD Cilegon

CILEGON, BANTEN RAYA – Keputusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Cilegon yang mengusulkan pencopotan Endang Efendi sebagai Ketua DPRD Kota Cilegon ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dinilai tidak tepat. 

Menurut warga Kecamatan Grogol yang merupakan salah satu kecamatan bersama Pulomerak sebagai daerah pemilihan (Dapil) Endang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 menilai, keputusan DPD Golkar Cilegon itu salah. Bahkan, keberadaan Endang di DPRD Kota Cilegon selama tiga periode telah banyak berbuat dan hasilnya dirasakan masyarakat.

Salah seorang warga Gerem, Kecamatan Grogol Sarwani mengatakan, jika isu penggantian Ketua DPRD Kota Cilegon benar maka apa dilakukan DPD II Partai Golkar Cilegon dinilai keputusan yang tidak tepat. Menurutnya, Endang tidak memiliki kesalahan politik yang melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD-ART).

“Adanya perbedaan pilihan politik dalam satu keluarga pada pilkada lalu itu hal yang wajar. Pak Endang masih konsisten mendukung calon yang dijagokan Golkar, meski ayahnya (Ayah Endang, Sahruji-red) beda pilihan politik,” kata Sarwani kepada Banten Raya, Minggu (31/1/2021).

Sarwani menjelaskan, selama tiga periode pileg dari 2009, 2014 dan 2019, ia selalu mendukung Endang. Selama tiga periode duduk di DPRD Kota Cilegon, Endang telah banyak berjasa bagi masyarakat khususnya di Dapil III yang meliputi Kecamatan Grogol dan Pulomerak. 

“Saya merasakan sendiri, waktu Pak Endang masih jadi Ketua Banggar (Badan Anggaran DPRD Cilegon-red) periode lalu (2014-2019), pengasapalan jalan di Sumur Wuluh dilakukan, setelah sebelumnya rusak, itu berkat Pak Endang,” kata Sarwani.

Beberapa jalan lingkungan di Kecamatan Grogol, kata Sarwani, juga telah dibangun setelah warga menyampaikan aspirasinya ke anggota DPRD Cilegon khususnya Endang. Ia ingin, Endang tetap bisa jadi Ketua DPRD Kota Cilegon hingga 2024 mendatang. 

“Warga lainnya juga mungkin merasakan hal yang sama dengan saya. Ingin Pak Endang tetap jadi Ketua Dewan,” tandasnya.

Warga Gerem lainnya, Rouf mengaku kecewa dengan Partai Golkar yang hendak mengganti pimpinan DPRD Cilegon. Sebab, selama ini Endang telah banyak berjasa bagi warga sekitar Grogol dan Pulomerak. Beberapa aspirasi warga yang disampaikan didengar dan menjadi program pembangunan pemerintah. 

“Seperti jalan di Gerem Cupas hingga Kelotoh, itu sudah mau di aspal semenjak kita menyampaikan ke Pak Endang, dan masih banyak pembangunan lainnya yang kita rasakan,” tuturnya.

Rouf yang pada Pileg 2019 menjadi Relawan Pendukung Endang (Pedang) mengaku kecewa dengan kebijakan DPD II Partai Golkar Cilegon. Jikapun Endang melanggar AD-ART partai, seharusnya bisa disampaikan kesalahannya. 

“Kami ingin Pak Endang tetap jadi Ketua DPRD,” tegasnya. (gillang)

Related Articles

Back to top button
× Chat Via WhatsApp