DaerahKota Cilegon
Trending

Begini Isi Chat WA Bunda Sherly, Mucikari Prostitusi Online di Cilegon Saat Diminta Kupu-kupu Malam

CILEGON, BANTEN RAYA – Polisi Sektor (Polsek) Pulomerak berhasil mengungkap kejahatan prostitusi online. Kejahatan tersebut terungkap dari hasil laporan warga yang diselidiki Polsek Pulomerak.

Satu pelaku inisial AT alias Bunda Sherly yang menjadi mamih atau mucikari berhasil diamankan. Dalam penangkapannya turut diamankan bukti chat WhatsApp (WA) dan sejumlah nominal uang Rp1 juta.

Dalam chat-nya Sherly menjajakan tuna susila dengan harga Rp1 juta. Percakapan WA itu dimulai dari pelanggan bernama Riki yang menyapa Sherly.

Berikut isi chat yang dijadikan bukti dalam pengungkapan prostitusi online oleh Polsek Pulomerak.

“ASS, Sehat Ma,” sapa Riki.

“Maaf ini siapa,” terang Sharly menjawab WA pelanggan.

Lantas Riki langsung menanyakan apakah ada tuma susilanya yang menganggur atau tidak.

“Riki bun, Anaknya ada yang nganggur ga,” terang Riki menanyakan bisa membooking tuna susila milik Sherly atau tidak.

Sherly menjawab pertanyaan Riki dan menegaskan kembali identitas Riki.

“Banyak, Riki mana seh ini,” jawabnya penasaran.

Riki kemudian menjawab jika dirinya merupakan pelanggan yang biasa ada di Ismi, nama salah satu hotel di Kecamatan Pulomerak.

“Dulu sering ke Isni, Ismi,” papar Riki menjawab.

BACA JUGA: Bongkar Prostitusi Online di Kota Serang, Polisi Amankan Seorang Mucikari dan PSK

Dalam chat itu, Sherly lalu menegaskan butuh wanita untuk disewa atau tidak.

“Terus butuh cewek atau gimana, jangan PHP (pemberi harapan palsu),” tegasnya menanyakan kepastian.

Riki lalu mengiayakan jika dirinya butuh perempuan penghibur dan menanyakan harga.

“Butuh cewek mih, berapaan,” timpalnya.

Dengan tidak menaruh curiga, Sherly menimpali Rp1 juta satu orang.

“1 Juta, itu anaknya dah otw, depan Polam,” pungkasnya. (uri)

Related Articles

Back to top button